Bank Sampah Sijunjung, Hasilkan Produk Bernilai Jual Tinggi -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Bank Sampah Sijunjung, Hasilkan Produk Bernilai Jual Tinggi

Jumat, 14 Februari 2020
Riky Mainaldi.M.Si kepala Dinas Perkim dan LH Kabupaten Sijunjung.

Sijunjung fajarsumbar.com Kabupaten Sijunjung sudah mempunyai Bank Sampah dengan nama Lansek Masih, bank sampah ini  menawarkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Bank sampah itu, kata Kepala Dinas Perkim dan LH Kabupaten Sijunjung Riky Mainaldi, M.Si didampingi, Kabit Pengolahan Sampah Limbah Betiga dan Peningkatan Kapasitas (PSLB 3 dan PKL) Ridhatul Aulia, terus mensosialisasikan ke masyarakat, agar kesadaran warga tumbuh, sebab sampah itu ada yang bernilai jual.

"Warga bisa menabung sampah, berbelanja, dan menjual sampahnya ke bank tersebut," ujar Riky.

Menurutnya, masyarakat perlu diubah pola pikirnya, agar bisa memilah-milah sampah mulai dari awal karena sampah yang bersih bernilai jual.

Bank sampah kabupaten Sijunjung

Adanya Bank Sampah, limba itu tidak lagi dibuang, harus dipiilah sebelumnya sampai ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), padahal dari semua sampah tidak semua yang mubazir dan banyak yang bermanfaat dan menghasilkan, jelasnya.


Berikut sebagian harga sampah yang dibeli oleh Dinas Perkim dan LH Kabupaten Sijunjung, buku Rp800, kardus Rp800, kaleng susu Rp1.200, botol bening Rp.2000, gelas Rp3500, kulit telorRp200, kertas putih Rp1200, perkilonya.

Selanjutnya aluminium, butol Lasegar kuali dan lain lain Rp8000, besi campur Rp200, botol bening kotor Rp1000, gelas bening kotor Rp1500, plastik minyak goreng Rp2000 per kilo. (def)