BPN Serahkan 7 Sertifikat Tanah ke Pemkab Mentawai untuk Pembangunan Bandara Rokot

iklan halaman depan

BPN Serahkan 7 Sertifikat Tanah ke Pemkab Mentawai untuk Pembangunan Bandara Rokot

Rabu, 12 Februari 2020
BPN serahkan 7 sertifikat tanah ke Pemkab Mentawai untuk pembangunan Bandara Rokot

Mentawai, fajarsumbar.com - Pemkab Kepulauan Mentawai dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan serah terima 7 Sertifikat tanah pembangunan Bandara Rokot dan pembahasan rencana pembangunannya yang akan dimulai tahun ini, berlangsung diruang kerja Bupati, Rabu (12/02/2020).

Bupati Kabupaten kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet dalam pertemuan tersebut mengatakan, dalam kesempatan acara pertemuan  bersama BPN kali ini, Pemda Mentawai menerima sertifikat tanah pembangunan Bandara Rokot untuk diserahkan ke kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Jakarta, agar direalisasikannya pembangunan Bandara Rokot oleh Pemerintah Pusat.

"Saat ini pembangunan Bandara Penerbangan Rokot tidak ada masalah lagi, kita tinggal action melakukan pembangunannya dalam  tahun 2020 ini," terang Yudas dalam pertemuan bersama BPN diruang kerjanya.

Yudas menambahkan, berkat perjuangan berat kita semua, dimana sudah dua kali gagal mendapatkan kesempatan pembangunannya yang dananya Rp  540 miliar dari APBN, khusus pembangunan Bandara Rokot jadi perebutan antara Mentawai dan Wamena.

"Dana Miliaran tersebut, saat ini sudah positif di tangan kita, hal ini membuat kita semakin optimis bagaimana Mentawai bisa keluar dari status 3 T walau membutuhkan waktu yang cukup lama untuk keluar dari persoalan tersebut," sebut Bupati kepada wartawan di ruang kerjanya.

Dengan adanya Bandara Penerbangan Domestik Rokot,  wisatawan akan lebih meningkat karena akses sudah lebih baik. "Jadi kunjungan wisata semakin lancar, akses ke Mentawai bisa langsung dari Batam, Bengkulu dan sebaliknya, kita tidak lagi hanya mengandalkan kapal Mentawai Fast, itupun wisatawan masih susah payah dengan banyaknya rute yang dilaluinya," sebut Yudas.

Nantinya, pembangunan Bandara Rokot ini sangat berperan penting kalau pembangunannya sudah selesai, tentunya peluang masyarakat untuk meningkatkan ekonomi dapat lebih sejahtera lagi kedepannya, tuturnya. (pm)