Luhut Bakal Tawarkan Proyek Tambang di Forum Ekonomi Dunia

iklan halaman depan

Luhut Bakal Tawarkan Proyek Tambang di Forum Ekonomi Dunia

Senin, 10 Februari 2020

 
(cnnindonesia.com)
Jakarta, fajarsumbar.com - Pemerintah akan menawarkan sejumlah proyek dalam forum ekonomi World Economic Forum (WEF) yang akan diselenggarakan pada pertengahan tahun ini di Jakarta, Indonesia. Sektor tambang menjadi salah satu sektor yang akan ditawarkan kepada investor dalam momen tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan salah satu proyek yang akan dipromosikan adalah tambang milik PT Vale Indonesia Tbk yang berada di Morowali. Lalu, sejumlah proyek PT Pertamina (Persero) juga akan ditawarkan di sela-sela forum WEF.

"Konteksnya investasi, kami akan mempromosikan keberhasilan success story. Jadi, misalnya kami tawarkan untuk melihat Morowali, misalnya (tambang) milik PT Vale Indonesia. Pertamina juga seperti itu," ucap Luhut, Senin (10/2/2020).
Selain itu, Luhut bilang masih terdapat sejumlah proyek lain yang akan ditawarkan kepada investor selama acara WEF berlangsung. Hanya saja, ia tak merinci lebih spesifik proyek dan sektor lain yang akan dipromosikan.

Luhut juga tak menyebut target atau potensi nilai investasi yang akan masuk ke Indonesia lewat forum tersebut. Hal yang pasti, WEF disebut-sebut akan memancing investor asing menanamkan dananya secara langsung ke Indonesia.


"Belum bisa hitung lah (target atau potensinya). Banyak sekali," imbuh dia.

Rencananya, WEF diselenggarakan pada 7-9 Juli 2020 di Hotel Shangri-La, Jakarta. Luhut bilang pemerintah mengundang petinggi dari 35 negara dan 700 direktur utama perusahaan global.

"Ada beberapa negara seperti Afrika, India, Pakistan, Bangladesh untuk Negara Asia Pasifik nya. Kemudian ada Australia ada Jepang. Untuk tokoh-tokoh nya ada Jack Ma, Masayoshi Son, dan Andrew Forrest," jelas Luhut.

Sementara, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Mahendra Siregar menambahkan pemerintah juga akan membahas mengenai pembangunan infrastruktur konektivitas antar negara di forum tersebut. Menurutnya, hal itu sedang menjadi prioritas di negara-negara yang berada di kawasan Indo Pasifik sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.

"Jadi kami akan menyelenggarakan WEF di ASEAN begitu ya, fokusnya kepada perkembangan dan tentu pembangunan infrastruktur dan konektivitasnya di Indo Pasifik," pungkas Mahendra. (*)