Pengamanan Pilkada, Sumbar Sediakan Dana Hibah Rp18,2 Miliar

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan



Pengamanan Pilkada, Sumbar Sediakan Dana Hibah Rp18,2 Miliar

Selasa, 11 Februari 2020
Gubernur Irwan Prayitno menandatangani penyerahan dana hibah ke Polda Sumbar, Selasa  (11/2/2020). (humas)

Padang, fajarsumbar.com - Untuk pengamanan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat 2020, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyerahkan dana hibah kepada Kepolisian Daerah Sumbar di Gubernuran, Selasa (11/2/2020).

Penyerahan tersebut ditandai dengan penandatangan naskah kesepakatan bersama dan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) oleh gubernur bersama Kapolda.

Jumlah hibah yang diserahkan tersebut sebesar Rp18.273.195.000, termasuk untuk 6 Polres yang tidak menyelenggarakan pilkada bupati/walikota. 

"Enam Polres tersebut Padang, Pariaman, Padang Panjang, Sawahlunto, Payakumbuh dan Kepulauan Mentawai," terang Kasat Pol PP Sumbar  Dedy Diantolani. 

Dikatakan Dedy, proses penetapan dana hibah tersebut telah dilakukan verifikasi oleh Tim Penetapan Dana Hibah, dengan melalui tahapan, yakni pengajuan proposal dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari Polda Sumbar sebesar Rp. 21.269.647.000,-

"Setelah dilakukan verifikasi oleh tim dengan juga mengundang pihak kepolisian daerah Sumbar disaat rapat-rapat, maka disepakati sebesar Rp. 18.273.195.000,-" ungkapnya. 

Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Toni Harmanto, menekankan kepada seluruh jajarannya dalam pengelolan dana ini agar bersih, transparan dan akuntabel dengan tujuan menghindari permasalahan-permasalahan hukum yang bisa timbul dikemudian hari. 

"Kami ingatkan kembali pada jajaran kami untuk tertib administrasi, jangan terjadi penyimpangan-penyimpangan," tegasnya. 

Menurutnya, keamanan pelaksanaan Pilkada harus berkerjasama dengan seluruh komponen, terutama masyarakat Sumbar sendiri. 

"Terimakasih kepada Pemprov Sumbar atas dukungan anggaran, dan akan kami pertanggung jawabkan," sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Irwan Prayitno berharap dengan adanya hibah ini akan membuat pelaksanaan Pilkada akan lebih baik lagi. 

Dijelaskan oleh Gubernur bahwa pelaksanaan Pilkada bukan hanya saat pencoblosan  saja, namun ada tahapan sebelum dan juga sesudahnya.

"Mudah-mudahan mencukupi kebutuhan, keamanan dan keselamatan untuk menghasilkan Pilkada yang sesuai dengan aturan," harapnya.  

"Mari sama-sama kita sukseskan pelaksanaan Pilkada di Sumbar tahun 2020 ini." himbau Gubernur. (fadli)