Presiden: "Negara Butuh Kehadiran Pers"

iklan halaman depan

Presiden: "Negara Butuh Kehadiran Pers"

Minggu, 09 Februari 2020
Presiden Joko Widodo seusai membuka HPN di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Banjarmasin, fajarsumbar.com - Presiden RI Joko Widodo membuka Hari Pers Nasional (HPN) 2020 yang dilaksanakan di halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan dihadiri ribuan wartawan dari seluruh penjuru tanah air, Sabtu (8/2).

Presiden menyebut negara membutuhkan kehadiran pers dalam perspektif yang benar, baik sebagai pilar keempat demokrasi maupun peran besarnya menjaga situasi bangsa dan negara agar tetap kondusif.

"Pers sebagai pilar demokrasi keempat diharapkan bisa memberikan informasi bagi masyarakat, menjadi penangkal hoaks hingga menjaga suasana kondusif bangsa," ujarnya.

Jokowi menambhakan, kehadiran pers sangat dibutuhkan masyarakat dalam mendapatkan informasi yang sehat. 

Karena itu, Presiden sudah berdiskusi dengan berbagai pihak terkait upaya mewujudkan regulasi yang berpihak kepada pers. Sehingga setiap insan pers bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Setelah Kalimantan Selatan, Peringatan HPN 2021 akan digelar di Sulawesi Utara (Sultra).

Sebagai penyelenggara HPN 2021, Sultra sudah menerima Surat Keputusan (SK) sebagai tuan rumah pelaksanaan HPN 2021 yang akan di gelar Kota Kendari. SK tersebut diberikan langsung oleh ketua Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Depari.

Dalam sambutannya, Jokowi juga  menyinggung keseriusan pemerintah untuk percepatan pemindahan ibu kota negara.

Menurutnya, konsep pembangunan ibu kota sudah dirancang untuk memenuhi semua kriteria yang diperlukan. Termasuk memperhatikan aspek lingkungan.

"kita akan menerapkan gaya kota abad 21 yang rendah karbon, peduli pada lingkungan, green city, smart city," tuturnya.

Lanjutnya, ibu kota baru  akan menjadi pusat transportasi baru yang berbasis riset dan teknologi inovasi.

Kedatangan presiden dalam membuka HPN 2020, didampingi sejumlah pejabat tinggi negara yakni Ketua MPR Bambang Soesetyo, Ketua DPR Puan Maharani dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko serta sejumlah menteri di antaranya Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menko PMK Muhadjir Effendi, Menteri PUPR M Basuki Hadimuljono, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar.

Turut hadir juga Dirut Perum Bulog Budi Waseso, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan sejumlah duta besar negara sahabat turut hadir di acara HPN. (PM)