Rumah Sakit Pratama Negeri Solok Selatan segera Dibangun, akan Serap Puluhan Tenaga Kerja

iklan halaman depan

Rumah Sakit Pratama Negeri Solok Selatan segera Dibangun, akan Serap Puluhan Tenaga Kerja

Rabu, 26 Februari 2020
Pengukuran lahan RS Pratama Lubuk Malako, Solsel yang diserahkan masyarakat Nagari lubuk Malako seluas 6 Ha ke Pemkab Solsel,untuk dipergunakan sebagai pengembangan RS Pratama.

Solsel, fajarsumbar.com -  Rumah Sakit Pratama Negeri (RSPN) Solok Selatan segera dibangun di Nagari Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan, untuk mempermudah pelayanan kesehatan di daerah terpencil.

Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman menjelaskan, tahun 2020 rumah sakit tipe Pratama tersebut akan di bangun dengan anggaran APBN senilai Rp45 Miliar dilokasi seluas 6 hektar yang sudah disediakan oleh pihak nagari.

Berdasarkan hasil verifikasi tim pusat, diputuskan letak lokasi bangunan di Jorong Asahan, Nagari Lubuk Malako.

Sebelum diverifikasi, nagari mengajukan enam titik lokasi menyambut program pembangunan rumah sakit prama negeri Solsel itu.

Termasuk penyerahan sertifikat tanah tempat pembangunan rumah sakit tipe pratama, yang nantinya dapat mempermudah pelayanan kesehatan daerah sulit.

"Tahun 2020 Rumah Sakit Pratama  Negeri Solsel berdiri di  Lubuk Malako, dengan anggaran APBN sebesar Rp45 miliar," kata Novirman kepada Media.
Rabu (25/2).

Sebenarnya sebutnya, anggaran pembangunan RSPN itu diluncurkan di tahun 2019, namun lantara terlambatnya pengurusan sertifikat oleh pihak kenagarian dan penyerahan ke pemerintah maka urung dilaksanakan.

Akhirnya pembangunan RSPN ini diluncurkan pusat di tahun 2020. Anggaran Rp45 miliar tersebut sudah redi untuk ruangan tipe pratama dan siap beroperasi di akhir tahun 2020 nantinya.

Jika pembangunan cepat selesai dikerjakan dan tidak ada kendala dalam pembangunan. Mulai dari proses tender hingga pengerjaan fisik oleh kontraktor pemenang tender.

"Kalau sertifikat cepat tuntas, mungkin kegiatan pembangunan sudah berjalan di tahun 2019," ungkapnya.

Yang akan dibangun dengan dana Rp45 miliar tersebut sebut Novirman, yakni ruang poli, ruanhan rawatan, UGD, Labor, ruang bedah, ruangan kebidanan, ruangan anak dan penyakit dalam.

Rumah sakit ini akan dapat menampung pasien dari tiga Kecamatan daerah sulit, yakni Kecamatan Sangir Jujuan, Sangir Balai Janggo dan Sangir Batanghari hari. Berjarak 40 KM dari RSUD Solsel yang terletak di Muaralabuh. Begitu juga bakal menampung puluhan tenaga baik medis maupun non medis.

"Maka akan dapat menampung pasien dari Puskesmas Talunan, Mercu, Bidar Alam, Abai dan puskemas Lubuk Ulang Aling," katanya.(Hendrivon)