Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Transmigrasi Bakal Bertambah Satu Lagi, Ini Sosoknya -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Transmigrasi Bakal Bertambah Satu Lagi, Ini Sosoknya

Kamis, 13 Februari 2020
Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota AKP Anton Luther saat keterangan pada wartawan, Kamis (13/2/2020). (rio/fajarsumbar.com)

Limapuluh Kota Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Limapuluh Kota kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek transmigrasi di Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota pada tahun anggaran 2012-2013.

Sebelumnya, dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara ratusan juta rupiah itu tetah ditetapkan dua tersangka. Masing-masing berinisial AZD dan MLV yang merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.

Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Limapuluh Kota menetapkan satu tersangka baru berinisial BJ. Tersangka akan dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dan akan dalam waktu dekat ini.

”Penetapan tersangka satu lagi dan akan kita lakukan pemeriksaan. Pihak rekanan tersebut baru kita periksa sebagai saksi,” sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Sri Wibowo melalui Kasat Reskrim, AKP. Anton Luther didampingi Kasubag Humas, AKP. Yuhelman dan KBO Satreskrim, IPTU. Army Ariosa, Kamis (13/2/2020).

AKP Anton juga menambahkan, tersangka BJ saat proyek itu berlangsung merupakan pihak pelaksana dari perusahaan berinisial CP.

Sebelumnya penyidik Tipikor Satreskrim Polres Limapuluh Kota menetapkan dua orang tersangka yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial dan Tranmigrasi dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).(rio)