Keberadaan Bantuan Huller Pemkab Pessel di Taratak Dipertanyakan Masyarakat

iklan halaman depan

Keberadaan Bantuan Huller Pemkab Pessel di Taratak Dipertanyakan Masyarakat

Jumat, 27 Maret 2020
Ilustrasi

Painan, fajarsumbar.com - Sejumlah warga di Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mempertanyakan operasional rice huller bantuan untuk nagari setempat. Warga mempertanyakan menyangkut ongkos ditetapkan pengelola ketika warga menggeling gabah.

"Ongkos yang ditetapkan pengelola sama dengan huller milik pribadi, padahal setahu kami huller ini merupakan bantuan pemerintah," kata As salah seorang warga di Painan, Kamis (26/3/2020).

Menurutnya, huller yang berada tidak jauh dari SPBU Taratak Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan tersebut, sudah beroperasi sejak lama, hanya saja ongkos yang dikenakan oleh pengelola masih sama hingga saat ini. Seolah-olah huller tersebut milik pribadi atau milik salah satu kelompok.

"Kami sebagai masyarakat awam tidak tahu persis terkait ongkos ini, dan pengelola juga tidak pernah membuka diri, termasuk aparatur nagari, dan kecamatan," kata dia.

Hal tersebut, jelas merugikan masyarakat, karena idealnya bantuan dari pemerintah diarahkan untuk kesejahteraan rakyat bukan per orang atau kelompok saja.

Terkait hal itu,warga berharap kepada pemerintah, terutama Dinas Pangan dan Dinas Pertanian mesti turun tangan, sehingga masyarakat mendapat kepastian.

"Pemerintah mesti turun tangan, sehingga semua bantuan dan program pemerintah yang diserahkan kepada masyarakat tepat sasaran," katanya lagi.

Kepala Dinas Pangan Alfis Basyir dan Kadis Pertanian Nuzirwan Kadis ketika ditanya fajarsumbar.com tentang permasalahan tersebut, seakan-akan lempar bola dan lempar tanggungjawab.

"Tanya saja kepada Kadis Pertanian," ujar Kepala Dinas Pangan, Alfis Basyir mengelak.

Ketika hal itu ditanyakan kepada Kadis Pertanian Nuzirwan, malah dia menyuruh menanyakan kepada Kadis Pangan terkait permasalahan tersebut.

Saling lempar bolanya kedua Kadis itu yang seharusnya bertanggungjawab atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat tersebut, menimbulkan tanda tanya beberapa warga. Seakan-akan ada yang tidak beres dengan bantuan yang diberikan kepada kepada masyarakat.(ef)