Tunda Rangkaian Kegiatan Pilkada, Ketua KPU Kab. Solok Koordinasi Dengan Bupati

iklan halaman depan

Tunda Rangkaian Kegiatan Pilkada, Ketua KPU Kab. Solok Koordinasi Dengan Bupati

Rabu, 25 Maret 2020
Bupati Solok H.Gusmal, SE. MM foto bersama Ketua KPU. Kab. Solok Ir. Gadis, Kadiv Sosialisasi Vivin Zulia Gusmita, SPd, Kadiv Hukum dan Sekretaris.

Solok, fajarsumbar.com
- Selain kooordinasikan penundaaan beberapa rangkaian pelaksanaan kegiatan Pilkada mendatang, Ketua KPU Kabupaten Solok Ir. Gadis beserta jajaran juga melakukan pembicaraan dengan Bupati Solok H.Gusmal, SE.MM, Rabu (25/3/2020).


Ketua KPU Kabupaten Solok itu berkoordinasi sama bupati tenang  tindakan yang diambil dalam menghadapi bencana wabah Covid-19, yang saat ini sedang marak, khususnya terkait dengan pelaksanaan kinerja instansi tersebut.

Koordinasi yang dilkakukan ketua dan jajaran KPU Kab. Solok, hari itu berlangsung di Guest House Arosuka. Selain dihadiri bupati solok, tampak hadir di kesempatan itu Kabag Humas Sofiar Syam,S.Sos.M.Si.

Dari keterangan yang disampaikan ketua KPU Kab. Solok, koordinasi yang dilakukan KPU Kab. Solok bersama bupati terkait dengan penundaaan beberapa rangkaian kegiatan pelaksanaan Pilkada mendatang diantaranya,

Menunda pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) bagi yang belum dilantik, dan menunda masa kerja bagi PPS yang sudah dilantik.

Menunda rangkaian pelaksanaan rangkaian verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, yang seharusnya kegiatan ini dilakukan mulai tanggal 26 Maret 2020 hingga waktu yang belum ditentukan.

Kemudian KPU Kab. Solok juga menunda pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih oleh petugas yang ditetapkan.

Disampaikan Ir. Gadis Ketua KPU Kab. Solok, bahwa hal tersebut dilakukan berdasarkan surat edaran dan instruksi KPU-RI.

Dalam kesempatan itu, Bupati Solok Gusmal dalam arahan mengatakan, menyambut baik surat edaran dan instruksi KPU-RI tersebut. Bupati mengatakan bahwa hal ini akan membantu pemerintah daerah dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 di daerah.

Bupati juga berpesan kepada ketua dan jajaran KPU Kab. Solok, agar selalu melakukan monitoring terkait dengan beberapa kegiatan yang sudah ditunda tersebut.

"Segera laporkan jika dalam waktu tertentu ada perubahan-perubahan terkait dengan proses/rangkaian pelaksanaan Pemilihan mendatang," ungkap bupati.

Terkait dengan proses kinerja instansi, bupati menyarankan agar ketua beserta jajaran KPU Kab. Solok dapat menyesuaikan situasi ini dengan surat edaran bupati Solok Work From Home (WHF), yakni dengan membagi waktu tugas berkantor dengan cara di rolling antara yang bekerja di kantor dengan yang bekerja di rumah (jangan sampai kantor kosong), agar proses administrasi dapat berjalan terus dengan baik.(nr)