22 Warga Pessel yang Dikarantina Negatif Covid-19

iklan halaman depan

22 Warga Pessel yang Dikarantina Negatif Covid-19

Minggu, 17 Mei 2020
Rinaldi

Painan, fajarsumbar.com - Sebanyak 22 warga, hasil tracing kasus positif ke-17,  dinyatakan negatif Covid- 19.

Ke-22 orang tersebut terdiri dari 12 tenaga kesehatan Rumah Sakit BKM Sago dan 10 orang  anak dan tetangga dari kasus positif ke-17.

Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Pessel, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rinaldi, dalam siaran pers, Minggu (17/5/2020) menuturkan kepastian 22 orang tersebut negatif Covid-19 berdasarkan hasil laporan pihak Labor Biomedik Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit infeksi Unand, Nomor : 336/05/PDRPI-FK/2020 tanggal 16 Mei 2020.

Ke-22 orang tersebut sebelumnya telah menjalani karantina di Rusunawa semenjak Rabu (13/5). Dengan keluarnya hasil labor yang menyebutkan mereka negatif Covid-19, maka yang bersangkutan diperbolehkan pulang pada Minggu (17/5).

Saat ini OTG/ ODP yang masih menjalani karantina di rusunawa tersisa delapan orang. Dengan rincian sebagai berikut, enam orang hasil tracing kasus ke-17, satu orang dari Lumpo merupakan kasus kontak dengan pasien positif di Kota Padang dan satu lagi warga Painan yang baru saja datang dari Jakarta.

Dikatakan, hari ini tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah pasien yang positif Covid tetap 17. Ke-17 pasien positif tersebut, dengan rincian sebagai berikut.

Sembuh, 11 orang, meninggal satu orang, dirawat/karantina lima orang, dengan rincian, satu orang dirawat di RS Ahmad Mukhtar Bukittinggi,  satu di Balai Diklat BPSDM Prov Sumbar di Padang Besi dan tiga orang dikarantina di Bapelkes Provinsi Sumatera Barat.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP), total 17 orang, 10 orang di antaranya dirawat RS M. Zein Painan, dua orang dirawat RS. M Djamil Padang dan empat orang isolasi mandiri di rumah, satu orang dikarantina di Rusunawa.

Orang Dalam Pemantauan (ODP), berjumlah 322 orang, selesai masa pemantauan, 315 orang, proses pemantauan tujuh orang

Orang Tanpa Gejala (OTG), total 476 orang, selesai pemantauan, 378 orang dan proses pemantauan 98 orang.(ef)