Alumni STAI YAPTIP Pasbar Peduli Anak Yatim

iklan halaman depan

Alumni STAI YAPTIP Pasbar Peduli Anak Yatim

Sabtu, 16 Mei 2020
Penyaluran Bantuan Alumni STAI YAPTIP Pasaman Barat "Peduli Anak Yatim"  sebagaimana dilakukan Ketua Alumni Zainal didampingi pengurus lainnya

Pasbar, fajarsumbar.com Dalam kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini, menyebabkan banyak orang terdampak. Kesemuanya diperlukan penanganan dari berbagai pihak kepada mereka. Terutama sekali peduli kita kepada Anak Yatim yang belum terakomondir oleh suatu Lembaga atau Yayasan.

Berdasarkan pemikiran dan asumsi diatas itu, kami Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) YAPTIP Pasaman Barat memberikan santunan ke sejumlah Anak Yatim, kata Ketua Alumni STAI YAPTIP Zainal, M.Pd kepada fajarsumbar.com, Sabtu (16/05/2020).

Penyaluran bantuan, sebut Kepala SDN 28 Pasaman itu berasal dari sumbangan Alumni tahap awal sebesar Rp 1,7 juta. 

"Pemberian bantuan dengan fokus kepada Anak Yatim sebanyak 15 paket berisikan Rp 150 ribu/paket. Kita Alumni berbagi diatas nilai-nilai kepedulian sesama, terutama Anak Yatim," ujar Zainal yang juga Ketua AGPAII Pasbar dengan mengutip Surat Al-Ma'un dalam Al-Quran itu.

Ia menuturkan peyaluran bantuan Alumni STAI yang telah beranggotakan 1.536 orang tersebar di Pasbar maupun luar Daerah dan Sumbar dilakukan secara bertahap. 

"Untuk tahap awal kita salurkan kepada Anak Yatim yang berada di Nagari Lingkuang Aua, Aia Gadang, Kajai dan Paraman Ampalu Kecamatan Pasaman. Penyerahannya kita lakukan secara dor to dor mendatangi rumah Anak Yatim," ungkap putera Sikabau terharu ketika jumpa dengan mereka

Kegiatan itu semata-mata peduli sesama pada suasana Ramadhan dan dampak dari pandemi Covid-19.
Apalagi teruntuk Anak Yatim sekaligus menjalankan Program Alumni STAI YAPTIP tentang kegiatan Sosoal di Kabupaten Pasaman Barat.

"Penyaluran hasil sumbangan Alumni akan dilakukan tahap berkutnya. Kini teman-teman dari berbagai Kecamatan di Pasaman Barat sedang melakukan pendataan. Jelang lebaran telah bisa tersalurkan kesemuanya," tutur Zainal mengakhiri dan berapa nilainya ia belum mau menyebutkan. (saco)