Badai, Satu SD di Padang Pariaman Ditimpa Pohon, Kerugian Rp50 Juta Lebih

iklan halaman depan

Badai, Satu SD di Padang Pariaman Ditimpa Pohon, Kerugian Rp50 Juta Lebih

Rabu, 20 Mei 2020
Beginilah kondisi sekolah yang ditimpa pohon akibat badai di Padang Pariaman.

Padang Pariaman, fajarsumbar.com - Angin kencang disertai badai yang terjadi Rabu (20/05/2020) dinihari mengakibatkan pohon tumbang yang menimpa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 V Koto Timur yang terletak di korong koto tinggi Nagari Gunung Padang alai,  kecamatan V Koto timur, Padang Pariaman.

Bhabinsa Nagari Gunung Padang Alai, Serda Alfebri menyebutkan kejadian angin kencang ini mengakibatkan satu lokal kelas dua hancur, sehingga tidak bisa lagi dimanfaatkan. Melihat kondisinya harus secepatnya diperbaiki agar aktivitas sekolah setelah lebaran bisa berjalan lancar.

Ia menyebutkan runtuhnya satu bangunan sekolah dasar kelas dua akibat ditimpa pohon, kerugian materil yang diperkirakan ± Rp50 juta. Untuk sementara masih menunggu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman untuk membantu membersihkan pohon yang masih tertidur pulas di atas atap sekolah.

Sekretaris Nagari Gunung Padang Alai, Tamrin saat dimintai keteranganya mengatakan pihak nagari sudah menghubungi BPBD Padang Pariaman untuk membantu membersihkan kayu yang cukup besar masih menempel diatas atap sekolah hingga saat ini.

Namun, yang mencengangkan jawaban dari salah satu oknum BPBD Padang Pariaman menyebutkan anggotanya lelah akibat puasa, ditambah sudah banyak membersihkan lokasi lain yang juga terkena bencana.

Oknum BPBD Padang Pariaman ini kepada fajarsumbar menyampaikan Insya Allah besok Kamis (21/05/2020). Ia bersama anggota akan turun ke lokasi di Nagari Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur.

Sementara itu kepala BPBD Padang Pariaman saat Budi Mulya saat dihubungi via whatsapp mengaku terkejut dengan komentar salah satu anggotanya. Namun, dirinya akan melakukan komunimasi lebih lanjut.

Terpisah kepala Dinas Pendidikan Padang Pariaman, Rahmang saat dihubungi via hand phonenya menuturkan, dirinya mengetahui terkait adanya salah satu sekolah dasar tertimpa pohon melalui wartawan pula. Sementara, laporan dari anggota maupun kepala sekolah belum ada sampai saat ini.

"Mestinya kepala sekolah harus melaporkan kepada kami sehingga akan dilakukan koordinasi selanjutnya dengn pihak BPBD Padang Pariaman agar secepatnya dibersihkan. Insya Allah saya akan mendampingi ke lapangan nanti," ujar Rahmang.(Heri)