Balita Terpapar Covid-19 Asal Tanah Datar Sembuh

iklan halaman depan

Balita Terpapar Covid-19 Asal Tanah Datar Sembuh

Jumat, 22 Mei 2020
Roza Mardiah


TANAH DATAR, fajarsumbar.com – Seorang balita berjenis kelamin laki-laki dengan usia satu tahun, dinyatakan sembuh dari Covid-19, setelah menjalani perawatan selama 18 hari di RSUD Achmad Muchtar Bukittinggi.

Balita itu adalah kerabat dari pasien NS, seorang wanita hamil berat dan melahirkan di RSUP M. Djamil Padang, berdomisili di Nagari Panyalaian, Kecamatan  X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. NS dan suaminya pulang dari Jakarta. Pasangan suami istri yang kemudian diketahui poitif terpapar Virus Corona, setelah menjalani tes swab.

Dari klaster Panyalaian itu, lebih dari dua puluh orang dinyatakan tertular Covid-19, dengan angka terbanyak adalah dari RSUD Kota Padang Panjang dan karib kerabat pasien NS itu sendiri.

‘’Suami NS sudah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di RSUP M. Jamil, sedangkan balita yang baru Jumat (22/5) ini kita peroleh informasi kesembuhannya adalah ponakan pasien NS. Balita itu sudah diperbolehkan pulang kemarin (Kamis, 21/5),’’ terang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanah Datar Roza Mardiah, di posko utama Gedung Nasional Batusangkar.

Roza menjelaskan, hingga Jumat (22/5) siang, angka pasien positif Covid-19 di Kabupaten Tanah Datar bertahan pada angka sepuluh orang; empat dinyatakan sudah sembuh, satu meningal dunia, empat orang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan, dan satu orang menjalani karantina.

Sementara itu, menurut Roza, pihaknya juga menerima hasil pemeriksaan swab sejumlah warga Tanah Datar dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Padang. “Hasil pemeriksaan sembilan warga Tanah Datar kita terima dari laboratorium, semuanya dinyatakan negatif,” jelasnya.

Sembilan warga yang hasil pemeriksaan swabnya dinyatakan negatif itu, mencakup tujuh Orang Tanpa Gejala (OTG) yang melakukan kontak erat dengan pasien asal Nagari Tanjuang Barulak Batipuh, dan dua orang OTG yang melakukan kontak erat dengan pasien yang sudah meninggal dunia asal Sijangek, Kecamatan Sungai Tarab.(*)