Lisda Hendrajoni Anggota DPR RI, Kenaikan Iyuran BPJS Kesehatan Kurang Pas Waktunya

iklan halaman depan

Lisda Hendrajoni Anggota DPR RI, Kenaikan Iyuran BPJS Kesehatan Kurang Pas Waktunya

Sabtu, 16 Mei 2020
Lisda Hendrajoni

Painan, fajarsumbar.com
- Kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang sebelumnya ditetapkan lewat Peraturan Presiden No. 75 tahun 2019 pada akhir Februari 2020 dinyatakan batal lewat keputusan Mahkamah Agung. 


Kini berbekal Peraturan Presiden No.64 Tahun 2020, pemerintah kembali menetapkan kenaikan iuran BPJS, di tengah pandemi Covid-19 tidak pas.

Hal itu dikatakan Anggota DPR RI Komisi VIII, Lisda Hendrajoni itu mengatakan bahwa langkah diambil pemerintah menaikan iuran BPJS Kesehatan di tengah pandemi Covid-19 (Corona) tidak lah pas, dan seharusnya bisa dikaji ulang.

Ketua kelompok komisi (Kapoksi)  Fraksi NasDem komisi VIII DPR RI itu menyayangkan, saat ini masyarakat susah, bahkan pada situasi normal saja masyarakat masih juga susah, apalagi ditambah kenaikan iuran BPJS.

Pemerintah bisa mengkaji ulang, dan ditunda dulu kenaikan iurang BPJS. Dan, setelah situasi kembali normal bisa saja kenaikan iuran BPJS tersebut di lakukan pemerintah," tegasnya.

Banyak UMKM kecil, pedagang, rumah makan, dan masyarakat bawah saat ini terkena dampak dari Covid-19. Tekuk Lisda. (ef)