Bupati Padang Pariaman Serahkan Dana Insentif Guru Honor, Pesuruh dan Operator Rp14.6 Miliar

iklan halaman depan

Bupati Padang Pariaman Serahkan Dana Insentif Guru Honor, Pesuruh dan Operator Rp14.6 Miliar

Senin, 18 Mei 2020
Bupati Ali Mukhni serahkan Dana Insentif secara simbolis untuk Tenaga Guru Honor Guru SD, SMP, Operator dan Penjaga Sekolah dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp 14.6 M di ruangan Rapat Sekda, Senin (18/5/2020).

Parit Malintang, fajarsumbar.com - Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni secara simbolis menyerahkan dana insentif tenaga honor di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp14.6 miliar.

Dana itu diserahkan untuk tenaga guru honor, pesuruh dan operator TK, SD dan SMP sebanyak 2.444 orang di ruang rapat Sekretariat Daerah Kantor Bupati Parit Malintang, Senin (18/5/2020).

Bupati Ali Mukhni menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sangat memperhatikan nasib para guru, dan berusaha agar taraf hidup mereka lebih meningkat di masa mendatang.

Saya berasal dari guru yang mulai bertugas mengajar di Teluk Kuantan (sekarang Kuantan Singingi). Mengajar di daerah terpencil dengan akses yang terbatas tentu membuat saya merasakan kesulitan hidup sebagai guru.

"Terutama sekali saya pernah mendengar ceramah keagamaan yang menyatakan bahwa guru adalah profesi mulia. Dan apabila ilmu itu bermanfaat serta digunakan terus oleh muridnya, maka pahala terebut akan terus mengalir bahkan saat kita sudah tidak ada di dunia lagi" ungkap Ali Mukhni.

Ia menyatakan bahwa keinginan membangun dan mengembangkan Kawasan Pendidikan Tarok City itu, sebenarnya berasal dari niat mulia untuk mendapatkan pahala besar di sisi Allah. Juga bermanfaat bagi masyarakat luas karena bisa menjadi lapangan pekerjaan baru yang akan menguntungkan banyak orang.

"Kita juga sangat berharap jumlah insentif yang diberikan bagi para Guru akan terus meningkat dan bisa mencapai nilai UMR per bulan nantinya" ungkap ia

Bupati Ali Mukhni terus menghimbau perantau yang akan pulang kampung untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan covid dengan isolasi mandiri selama 14 hari.

Hal itu untuk menguatkan instruksi Gubernur dan menghimbau masyarakat untuk tetap sholat Idul Fitri di rumah saja tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, ujar mantan Guru SMAN itu.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rahmang menyatakan insentif yang sudah disalurkan dan ditransfer adalah sebesar Rp 14.664.000.000,- dan diberikan kepada 2.444 orang Guru honor TK, SD, SMP,Operator dan Penjaga Sekolah SD sampai SMP.

Untuk tahap pertama disalurkan insentif sebanyak Rp.500.000,- per orang dan dibayarkan selama 4 bulan dari bulan Januari sampai April langsung ke rekening yang bersangkutan, kata Rahmang. (r-saco