Dinas Transmigrasi Sijunjung Papar Penyusunan RKP dengan Kemendes PDT dan Transmigrasi Secara Online

iklan halaman depan

Dinas Transmigrasi Sijunjung Papar Penyusunan RKP dengan Kemendes PDT dan Transmigrasi Secara Online

Selasa, 19 Mei 2020
Djoko Ismarttano U, SE,MM didampingi Kasi Pembinaan Transmigrasi, Darman, SH. Saat mengikuti virtual/Online di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung, Selasa (19/5/2020).

Sijunjung, fajarsumbar.com  - Dinas Transmigrasi Kabupaten Sijunjung ikuti Forum Komunikasi Bidang Ketransmigrasian secara virtual online di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung, dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Selasa (19/5/2020).

Kegiatan yang dilaksanakan di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung tersebut diikuti Kabid Transmigrasi, Djoko Ismarttano U, SE,MM, didampingi Kasi Pembinaan Transmigrasi, Darman, SH.

Menurut Adlis, SE, MT, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung melalui, Djoko selaku Kepala Bidang Transmigrasi Kabupaten Sijunjung tersebut menyebutkan, kegiatan ini dalam rangka Penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) bidang PKTrans tahun 2021 dan Pemantapan Program Kawasan Transmigrasi Target RPJMN 2020-2024.

Sugeng Pamular. SP sekretaris Dinas Transmigrasi Sijunjung yang didampingi Kabid transmigrasi Djoko Ismarttanto 

Kusus untuk daerah di transmigrasi Kabupaten Sijunjung hanya mengusulkan anggaran untuk pembinaan saja, mengingat suasana pandemi saat ini, banyak anggaran daerah terfokus untuk penanganan kasus covid-19. "Kita hanya mengusulkan anggaran untuk pembinaan saja," jelasnya.

Adapun usulan yang disampaikan antara lain, pengadaan sarana produksi pertanian, seperti intensifikasi lahan perkarangan lokasi Padang Tarok, SP.1 Kabupaten Sijunjung, intensifikasi lahan usaha lokasi Padang Tarok, SP,1 Kabupaten Sijunjung dan bantuan Bibit warga.

Pengadaan jaringan listrik PLN, seperti penyambungan listrik PLN ke rumah warga, penyambungan listrik PLN ke fasilitas umum, pengadaan jaminan hidup (Jadup) non Beras.

Selain itu ada juga namanya, untuk pembinaan mental spiritual intensif rohaniwan, bantuan perlengkapan mesjid, intensif guru SD, intensif penjaga SD, dan belanja barang non operasional lainnya, seperti pembelian lemari besi filing, pembelian laptop.

Biaya operasional SD, biaya operasional TK, PAUD dan pembelian seragam murid dan perlengkapan sekolah dan terakhir pengukuran dan pembagian lahan usaha II lokasi Padang Tarok SP.1 untuk 19 KK,19 bidang.

"Jadi total anggaran yang kita usulkan Rp2.194.511.000," jelasnya. (def)
.