Gusmal Minta Gubernur, Jika PSBB Dilanjutkan agar Diberlakukan Sama untuk Semua Kab/Kota

iklan halaman depan

Gusmal Minta Gubernur, Jika PSBB Dilanjutkan agar Diberlakukan Sama untuk Semua Kab/Kota

Sabtu, 02 Mei 2020
Bupati Solok H.Gusmal, SE.MM didampingi Dandim 0309/Solok Letkol Arm. Reno Trimabodo, Kapolres Solok Arosuka AKBP Azhar Nugroho dalam rapat pendahuluan pengambilan keputusan terkait kelanjutan PSBB serta evaluasi PSBB dan rencana ke depannya, Jumat (01/05/2020) di Guest House Arosuka

Solok, fajarsumbar.com -  Bupati Solok H.Gusmal, ,SE.MM mengusulkan sekaitan akan berakhirnya PSBB pada tanggal 5 Mei 2020, dan wacana Pemprov Sumbar yang kembali akan memperpanjang status tersebut untuk 14 hari lagi. Gusmal mengharapkan kepada gubernur pada kabupaten dan kota memberlakukan hal yang sama.

Terkait rencana pemprov Sumbar itu, via Vidcon dalam rapat pendahuluan pengambilan keputusan terkait kelanjutan PSBB, serta evaluasi PSBB dan rencana ke depannya. Orang nomor satu di Kabupaten Solok tersebut menyampaikan usulannya kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Bupati Solok mengusulkan, jika pelaksanaan PSBB dicukupkan satu periode saja, maka diharapkan hal itu berlaku untuk semua kab/kota se-Sumbar.

Demikian pula sebaliknya, apabila PSBB dilanjutkan maka diharapkan hal itu berlaku sama bagi seluruh kab/kota se-Sumbar, Jumat (01/05/2020) di Guest House Arosuka.

Hadir dalam Vidcon tersebut, Ketua TP-PKK Kab.Solok Ny.Desnadefi Gusmal, SE, Asisten Koor Eksbangkesra Medison, Forkopimda Kab.Solok, Kepala SKPD dilingkup Pemkab Solok dan Kabag Humas Sofiar Syam, S.Sos.M.Si

Selain itu dikesempatan tersebut bupati Solok juga melaporkan kepada gubernur, sekaitan dengan sudah digelarnya oleh Pemkab Solok rapat evaluasi terkait dengan pelaksanaan PSBB di wilayah Kab. Solok.

Disebut bupati, rapat tersebut menyimpulkan bahwa PSBB di Kab.Solok sudah berjalan dengan cukup baik, meski masih ada beberapa hal yang perlu perbaikan.

"Kita juga masih akan mensosialisasikan dan melakukan edukasi kepada masyarakat, agar masyarakat memahami pelaksanaan PSBB saat ini," jelas bupati.

Sekaitan dengan kegiatan pasar, dalam laporannya bupati mengakui sulitnya meminimalisir kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.

Mengenai hal itu bupati menyebut telah menyerahkan hal tersebut kepada camat, walingari dan forkopimcam untuk menetapkan bagaimana pelaksanaan PSBB ke depannya.

Mengenai kegiatan di Masjid-masjid, bupati menerangkan kepada gubernur bahwa, Pemkab Solok sudah membentuk tim monitoring dan tim terpadu, dibentuk untuk memantau kegiatan ibadah di Masjid, Mushalla dan Surau di berbagai nagari.(nr)