Jelang Lebaran, Warga Abaikan Protokol Kesehatan Covid-19

iklan halaman depan

Jelang Lebaran, Warga Abaikan Protokol Kesehatan Covid-19

Rabu, 20 Mei 2020
.

Bukittinggi, fajarsumbar.com - Empat hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, masyarakat mulai mengabaikan protokoler kesehatan Covid-19.

Pasar sudah ramai dan berdesak-desakan, banyak pula yang tidak memakai masker. Sudah dipastikan jagak jarak tidak berlaku di pasar tersebut.

"Entah apa yang terjadi d inegeri ini, apakah sehabis takut jadi berani, atau ketakutan terhadap virus corona sudah hilang,  masyarakat lebih takut tidak dapat belanja persiapan lebaran. Pasar sudah ramai," ujar Umi salah seorang warga Bukittinggi kepada fajarsumbar.com, Rabu (20/5/2020).

Menurut warga itu lagi, dua bulan yang lalu, alangkah patuhnya masyarakat mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak ke luar rumah kalau tidak penting, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan sabun.

Seolah-olah covid-19 ini sudah dekat dengan mereka, namun sekarang apa yang mereka takutkan selama ini, diabaikan begitu saja.

Lebih lanjut menurut Umi, siapa yang salah dalam masalah ini. Semenjak wabah covid-19 ini mulai terpapar, setiap hari masyarakat disuguhi dengan berita yang mengerikan dari Wuhan China melalui media TV.

Bagaimana ganasnya virus corona menjemput ajal manusia, sehingga mayat berkelimpangan di jalan-jalan. Rasa takut seperti itulah yang membuat kepatuhan selama ini, ungkapnya.

Datambahkan Umi Kalsum, sekarang masyarakat setiap hari memantau perkembangan covid-19 melalui media yang sama(TV).

Ternyata di kota besar, Mall sudah dibuka, orang sudah ramai menggunakan angkutan umum, pesawat,bus, kereta api.

Dari tayangan TV yang ditonton, masyarakat sudah hilang rasa takutnya, dan PSBB yang diterapkan didaerah tidak dihiraukan lagi, seperti dilihat di Bukittinggi masyarakat tumpah ruah kepasar belanja labaran tanpa sedikitpun takut pada corona. Pertanyaannya siapa yang salah. (gus)