Nagari Abai Siat Umumkan Nama-nama Penerima BLT -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Nagari Abai Siat Umumkan Nama-nama Penerima BLT

Senin, 18 Mei 2020
Suasana kantor Nagari Abai Siat, warga Abai Siat saat mengecek namanya di kantor Nagari Abai Siat.

Dharmasraya, fajarsumbar.com - Pemerintah Nagari Abai Siat Dharmasraya pada hari ini (18/5) mengumumkan nama-nama penerima BLT. Nama-nama tersebut muncul dari hasil pendataan oleh Kepala Jorong masing-masing dari 13 jorong yang ada di Nagari Abai Siat. 

Adapun jumlah bantuan bantuan yang diterima dan yang akan disalurkan oleh Nagari Abai Siat adalah sebanyak 1.036 KK, dari total 1.634 KK yang ada di Abai Siat. Bantuan tersebut terbagi dari 106 BLT pusat, 79 BLT provinsi, 425 BLT kabupaten, 248 dana desa, 84 PKH, 75 Non PKH dan 19 non sembako. Sehingga total kuota yang diterima oleh Nagari Abai Siat sebanyak 1.036.

"Nama penerima BLT sudah kami umumkan secara resmi, silahkan lihat nama-nama tersebut di papan informasi kantor nagari atau bisa menemui kepala jorong masing-masing," ungkap Wali Nagari Abai Siat, melalui Joni staf Nagari Abai Siat.

Pembagian BLT dana desa dan dana kabupaten akan dibagikan secara tunai, sedangkan pemerintah BLT dana provinsi dan dana pusat akan dicairkan melalui PT. Pos Indonesia.

Joni menyampaikan bahwa penerimaan bantuan ini terbagi di beberapa jadwal yang berbeda.  Untuk BLT dana desa dijadwalkan pembagiannya pada hari Rabu 20 Mei 2020, sedangkan untuk BLT dan bantuan lainnya dijadwalkan pada tanggal 27 Mei 2020. 

"Pembagian BLT ini sudah terjadwal dari Bupati dan pejabat terkait, adapun pembagian BLT dana desa tanggal 20 Mei 2020 dan BLT lainnya tanggal 27, pihak nagari tidak mengubah jadwal tersebut, karena itu sudah ketentuan Pemkab. Kalaupun ada perubahan, semua akan diinformasikan ulang," jelasnya.

Dari 1.638 KK penduduk Nagari Abai Siat yang menerima BLT sebanyak 1.036 KK, tersisa sebanyak 598 KK tidak mendapatkan pembagian BLT. Hal itu terjadi karena kuota yang diterima nagari adalah sebanyak 1.036 dan dibagikan kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan. 

Walaupun demikian pihak nagari terus berjuang dan berharap kuota BLT dari pusat dan provinsi bertambah dan bisa dibagikan kepada masyarakat yang ada namanya saat ini.(dsg)