Operasi Aman Nusa II Tahap Dua, Putus Rantai Covid-19

iklan halaman depan

Operasi Aman Nusa II Tahap Dua, Putus Rantai Covid-19

Sabtu, 16 Mei 2020
.
Padang Panjang, fajarsumbar.com-Kian hari virus korona semakin merebak, jumlah pasien terpapar terus bertambah di hampir seluruh daerah di Indonesia terdampak virus berbahaya tersebut, begitu juga di kota Padang Panjang kasus positif covid-19 dengan total 22 orang positif.

Untuk mencegah dan memutus mata rantai virus korona di wilayah hukum Polres Padang Panjang, Polres Padang Panjang melaksanakan operasi kontijensi Aman Nusa II 2020, dan berlaku secara nasional, termasuk di wilayah hukum Polres Kota Padang Panjang

Kapolres Padang Panjang Sugeng Hariayadi menjelaskan operasi ini bertujuan menangani penyebaran virus Corona (COVID-19) yang tengah merebak di daerah serta berbagai dampaknya, dengan intensif melakukan patroli dan melaksanakan himbauan dalam upaya pencegahan.

Patroli rutin dilaksanakan, baik di personil polres maupun polsek jajaran, dan memberikan himbauan dalam upaya pencegahan penularan virus, termasuk kalau ditemukan kerumuman atau keramaian akan diingatkan dan dihimbau untuk membubarkan diri.

"Digelarnya operasi Terpusat Polri dengan sandi ops Aman Nusa II Tahap II , dengan target Ops memutus rantai penyebaran Covid 19 di Kota Padang Panjang," ujar Sugeng Hariyadi melalui Kabag Ops Rudi Munanda kepada fajarsumbar.com, Sabtu (16/5)

Disebutkan Rudi, dengan diberlakukanya PSBB jilid II di Kota Padang panjang 6-19 mei 2020, Polres Padang Panjang yang ikut tergabung dalam Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 berkolaborasi melaksanakan kegiatan untuk memutus rantai rantai virus korona tersebut.

"Segala bentuk upaya prefentiv sudah maksimal dilakukan oleh petugas, namun justru virus korona mulai merebak dibuktikan dengan meningkatnya pasien Covid-19 di Kota Padang Panjang," ujar Rudi Munanda 

Satgas yang selama ini hanya melakukan patroli dan imbauan serta edukasi, kemudian ditingkatkan menjadi Patroli Reaktif Ops Aman Nusa II Tahap II. Satgas melakukan tindakan reaktif kepada masyarakat yang masih membandel berupa berkumpul-kumpul, tidak pakai masker, buka toko dan lain-lain.

“Tim Satgas melakukan tindakan reaktif berupa membawa para pelanggar ke Polres maupun polsek, untuk diinterogasi dan didata serta diingatkan dengan keras untuk tidak melakukan hal yang sama lagi,” jelasnya.

Menurut Rudi, tindakan itu diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap giat operasi maupun Giat Gugus Tugas Covid-19. Hal itu juga sejalan dengan perintah Kapolda Sumbar sewaktu pelaksanaan Vidcom evaluasi giat Ops Aman Nusa II Tahap II, serta evaluasi giat Gugus Tugas Covid 19 tiap-tiap daerah.

“Memang tidak nyaman masyarakat dengan tindakan ini, namun hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersabar dan mematuhi segala aturan yang telah disampaikan pemerintah,” harap Rudi Munanda.(adek)

# Padang Panjang