Pemkab Pessel Beri Bantuan Sembako Penyandang Disabilitas -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Pemkab Pessel Beri Bantuan Sembako Penyandang Disabilitas

Senin, 18 Mei 2020
.

Painan, fajarsumbar.com - Setelah membagikan sembako kepada garin masjid pada minggu lalu, kini giliran kaum disabilitas, mendapat bantuan sembako dari pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. 

Sebanyak 175 paket sembako  sumbangan dari anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Lisda Hendrajoni, dibagikan kepada kaum disabilitas.

Bantuan sembako untuk kaum disabilitas diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat, Hendrajoni, kepada Raditia warga Painan Timur Kecamatan IV Jurai, Senin (18/5).

Sebelumnya Komisi VIII DPR RI menyerahkan 1000 paket sembako untuk pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk disalurkan kepada masyarakat daerah ini. Dari 1000 paket tersebut, 750 paket untuk disabilitas dan 250 paket disalurkan kepada masyarakat lanjut usia (Lansia).

Bupati Pesisir Selatan, atas nama masyarakat menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Komisi VIII DPR RI. "Alhamdulillah bantuan ini sangat bermanfaat dalam kondisi pandemi ini," kata bupati.

Dikatakan bupati, untuk mendistribusikan kepada kaum disabilitas, dirinya sudah menginstruksikan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Zulfian Aprianto, untuk segera membagikan.

Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Lisda Hendrajoni, mengemukan, kalau pihaknya menyerahkan bantuan sebanyak seribu paket sembako, 750 paket untuk kaum disabilitas dan 250 paket sembako untuk masyarakat lanjut usia (Lansia).

 Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dalam masa pandemi covid 19," katanya.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Zulfian Aprianto, menyatakan, bantuan sembako akan diprioritaskan kaum disabilitas berat dan miskin, karena jumlah disabilitas lebih 2000 orang.

Dikatakan, pendistribusian sembako ditargetkan selesai minggu ini. Dalam pelaksanaan distribusi pihaknya  akan melibatkan camat dan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK). (ef)