Pemkab Solok Kelabakan, Seorang Pasien Covid-19 (Meninggal) Dianggap Tidak Jujur

iklan halaman depan

Pemkab Solok Kelabakan, Seorang Pasien Covid-19 (Meninggal) Dianggap Tidak Jujur

Selasa, 19 Mei 2020
Sofiar Syam

Solok, fajarsumbar.com - Sebelumnya, satu orang warga Kabupaten Solok inisial BS (69) Laki-laki asal Nagari Kotobaru Kecamatan Kubung terkonfirmasi Positif Covid-19.

Hasil test swab tersebut keluar tanggal 15 Mei 2020, atau sehari setelah pasien berinisial BS tersebut meninggal dunia.

Akibatnya, karena ketidak-jujuran pasien pihak Pemkab Solok jadi kelabakan untuk men-tracking riwayat pasien positif Covid-19 tersebut.

Parahnya lagi, pasien positif Covid-19 tersebut sebelumnya juga pernah dirawat di dua RSU yang berbeda, RSU M.Natsir Solok dan RSUD Arosuka.

Terkait hal itu, hingga berita ini diturunkan, banyak masyarakat yang mempertanyakan kondisi dan keberadaan lebih kurang 58 orang yang kontak langsung dengan alm. pasien positif Covid-19 tersebut.

Dijelaskan Kabag Humas Pemkab Solok Sofiar Syam, S.Sos.M.Si via WA, terkait dengan keluarga yang kontak erat dengan BS, sejauh ini sudah dilakukan test swab sebanyak 27 orang, Senin (18/05/2020).

"Hingga hari ini ke-27 orang tersebut sedang isolasi mandiri di rumah masing-masing," jelas Kabag Humas.

Lebih jauh dijelaskan Kabag Humas, terkait dengan 31 orang tenaga kesehatan tersebut, sejauh ini juga sudah dilakukan test swab.

"Ke-8 orang sekarang ini dikarantina di Confention Hall Alahan Panjang, kemudian 20 orang lainnya isolasi mandiri di rumah masing-masing," tulis Kabag Humas.(nr)