Pemkab Solok Serahkan Bantuan ke Nagari Pianggu

iklan halaman depan

Pemkab Solok Serahkan Bantuan ke Nagari Pianggu

Sabtu, 16 Mei 2020
Beras bantuan 597 KK Nagari Pianggu terdampak Covid-19 diserahkan Bupati Solok H.Gusmal, SE.MM kepada Walinagari Pianggu Kamis (14/05/2020).

Solok, fajarsumbar.com
- Pemkab Solok kembali menyalurkan bantuan beras ke beberapa nagari dari 74 nagari yang ada di Kabupaten Solok.


Kali ini, giliran Nagari Pianggu Kecamatan IX Sei.Lasi, mendapat beras bantuan masyarakat terdampak Covid-19.

Beras bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Solok H.Gusmal, SE.MM, kepada Walinagari Pianggu, Kamis (14/05/2020) di Kantor Walinagari Pianggu.

Walinagari menyebut, beras bantuan yang diserahkan Pemkab Solok tersebut untuk 597 KK, langsung diantarkan ke rumah-rumah warga.

Walinagari berterima kasih, kepada Pemkab Solok dan Bupati Solok yang sudah mengantarkan langsung ke Nagari Pianggu. Dan janjikan penyalurannya sesuai data dan tepat sasaran sekaligus tidak tumpang tindih.

Dalam arahan bupati Solok menyebut, beras bantuan tersebut harus disalurkan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

Dikatakan bupati, sebelum disalurkan sebelumnya beras tersebut sudah ditinjau langsung oleh bupati ke gudang Bulog, bupati menyebut beras Bulog tersebut berkualitas medium, maka beras yang di distribusikan tersebut aman.

"Sekarang ini, sekitar 57 ribu kepala keluarga (KK) yang terkena dampak secara ekonomi akibat wabah Covid-19 di Kabupaten Solok," jelas bupati.

Lebih jelas dikatakan bupati, keseluruhan KK tersebut belum tersentuh bantuan non tunai (BPNT), maupun program keluarga harapan (PKH) dari pemerintah pusat.

"Maka dari itu, dari beras bantuan inilah kita bantu masyarakat," sambung bupati.

Kembali dikesempatan itu bupati mengingatkan masyarakat, sekaitan dengan pemberlakuan PSBB.

Bupati mengimbau, untuk masyarakat agar dirumah aja (stay at home). 

"Kalaupun ada keperluan mendesak keluar rumah, harus pakai masker" jelas bupati.

"PSBB tahap 2 ini harus dilaksanakan oleh nagari-nagari. Setiap jalan masuk ke Nagari Pianggu ini harus dijaga ketat. Kalau ada yang masuk tidak jelas tujuannya, suruh saj keluar," tegas bupati.

Hadir mendampingi bupati, Ketua PMI Kab.Solok H.Gusmal, SE.MM, Asisten II Medison, Kadis Koperindag Eva Nasri, Kadis Capil Kabag Umum Syefdinon, Kabag Humas Sofiar Syam, Camat IX Kt Sei.Lasi, Koramil IX Kt Sei.Lasi.

Menutup arahannya, terkait dengan warga perantau yang pulang kampung, disebut bupati mereka sebagian besar termasuk masyarakat yang terdampak.

Terkait hal itu, bupati meminta walinagari untuk memperhatikan warga perantau tersebut, sebab warga perantau tidak masuk ke dalam data.(nr)