Pesawat Pakistan Jatuh di Pemukiman Warga

iklan halaman depan

Pesawat Pakistan Jatuh di Pemukiman Warga

Sabtu, 23 Mei 2020

(pesawat Pakistan International Airlines jatuh di permukiman warga)

Karachi, fajarsumbar.com - Sebuah pesawat Airbus milik Pakistan International Airlines (PIA) jatuh di permukiman. Warga setempat menyebut terjadi ledakan besar saat kecelakaan terjadi. 

Pesawat ini membawa hampir 100 orang (sebelumnya diberitakan lebih dari 100) di dalamnya. Kecelakaan terjadi di permukiman Karachi pada Jumat (22/5/2020). Pesawat PIA dikabarkan hampir mendarat, tetapi justru jatuh di permukiman. Gumpalan asap hitam pun mengepul di udara dan dilaporkan bisa dilihat dari kejauhan. 

Petugas penyelamat dan penduduk setempat lalu menyelamatkan orang-orang dari puing-puing, sedangkan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api. "Saya mendengar ledakan besar dan membangunkan orang-orang yang memanggil pemadam kebakaran," kata penduduk Karachi, Mudassar Ali. 

Juru bicara PIA Abdullah Hafeez mengatakan, ada 91 penumpang dan 7 awak di dalam pesawat, yang kehilangan kontak dengan kontrol lalu lintas udara setelah pukul 14:30 waktu setempat. "Masih terlalu dini untuk mengomentari penyebab kecelakaan itu," katanya. 

Abdul Sattar Khokhar dari otoritas penerbangan Pakistan mengatakan, Airbus A320 sedang melakukan perjalanan dari Lahore ke Karachi. Perdana Menteri Pakistan Imran Khan berujar, dirinya "terkejut dan sedih" oleh kecelakaan itu. Di Twitter ia menulis telah menghubungi kepala eksekutif maskapai penerbangan tersebut. "Doa dan belasungkawa untuk keluarga orang yang meninggal," kata Khan.

Kemudian Menteri Luar Negeri Shah Mahmood Qureshi mengatakan, pesawat menabrak area perumahan beberapa menit sebelum mendarat. 

Insiden ini terjadi ketika orang-orang Pakistan bersiap merayakan akhir Ramadhan dan menyambut Idul Fitri. Banyak orang bepergian kembali ke rumah mereka di kota-kota dan desa-desa. 

Militer Pakistan mengungkapkan, pasukan keamanan telah dikerahkan ke lokasi kejadian dan helikopter digunakan untuk mensurvei kerusakan serta membantu operasi penyelamatan. Penerbangan komersial Pakistan baru saja dilanjutkan beberapa hari yang lalu, setelah ditangguhkan selama lockdown virus corona. 

Pakistan memiliki catatan keselamatan penerbangan militer dan sipil yang tergolong buruk, dengan seringnya terjadi kecelakaan pesawat dan helikopter selama bertahun-tahun. Pada 2016, sebuah pesawat Pakistan International Airlines terbakar setelah salah satu dari dua mesin turbopropnya malfungsi saat terbang dari utara ke Islamabad. Insiden ini menewaskan lebih dari 40 orang. 

Sementara itu kecelakaan pesawat terburuk di Pakistan adalah pada 2010, ketika Airbus A321 yang dioperasikan maskapai swasta Airblue menabrak bukit-bukit di luar Islamabad ketika hendak mendarat. Pesawat yang terbang dari Karachi ini membawa 152 orang di dalamnya, dan tidak ada yang selamat. 

Sebuah laporan resmi menyatakan kesalahan ada pada kapten yang bingung dan suasana kokpit yang tidak kompak. PIA, salah satu maskapai terkemuka di dunia hingga tahun 1970-an, sekarang reputasinya menurun karena seringnya pembatalan, keterlambatan, dan masalah keuangan sebagaimana dikutip pada kompas.com.

Maskapai ini juga telah terlibat berbagai kontroversi selama bertahun-tahun, termasuk memenjarakan seorang pilot mabuk di Inggris pada 2013. (*)