PGRI Peduli Covid-19 Salurkan 181 Paket Sembako

iklan halaman depan

PGRI Peduli Covid-19 Salurkan 181 Paket Sembako

Kamis, 21 Mei 2020
.

Padang Panjang, fajarsumbar.com-- Kegiatan sosial yang dilaksanakan ditengah pandemi Virus Corona atau Covid-19 ini sangat berarti, utamanya bagi para masyarakat yang terkena dampak dari marebaknya kasus Covid-19, salah satunya yaitu para Guru honorer, penjaga sekolah dan pedagang kantin yang ada di setiap sekolah di Padang Panjang.

Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Padang Panjang menggelar aksi peduli sesama dengan menyalurkan 181 paket sembako bagi para guru honorer dan penjaga sekolah yang ada di Kota Padang Panjang.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua Pengurus PGRI Kota Padang Panjang, Afrizal, kepada Walikota Padang Panjang, H. Fadly Amran, di Aula Dinas Sosial PPKBPPPA, Rabu (20/05).

"Kami berterimakasih dan mengapresiasi kepada PGRI Kota Padang Panjang yang sudah memberikan donasi berupa bantuan sembako yang diperuntukan kepada guru honorer kita, "ucap Wako Fadly.

Bantuan yang disalurkan dalam bentuk paket sembako tersebut. Satu paketnya berisikan beras 10 kg, Minyak Goreng kemasan 2 liter, Gula Pasir 1 kg, dan telur 1 sak/lapiak.

"Insya Allah bantuan ini juga akan langsung kita salurkan kepada kawan-kawan guru honorer sehingga sedikit meringankan beban mereka menghadapi dampak Covid-19 ini, "ujarnya

Sementara itu Ketua PGRI Kota Padang Panjang, Afrizal, mengatakan bantuan paket sembako tersebut berasa dari penghimpunan donasi yang sudah mulai dikumpulkan sejak 29 April s.d. 18 Mei 2020.

Terdapat 76 pihak yang berdonasi. Berasal dari unsur pribadi/pengurus PGRI sebanyak 32 orang se Padang Panjang dengan total donasi keseluruhan Rp 40.220.000.  

Selanjutnya donasi yang telah terkumpul tersebut dibelanjakan ke kebutuhan pokok sehari hari yang langsung di beli di Pasar Pusat Padang Panjang.

"Melalui Pemko Padang Panjang, nantinya bantuan itu diperuntukkan bagi guru honorer, penjaga sekolah, dan penjaga kantin sekolah yang terdampak pandemi Covid-19," ujarnya (adek).