Tiga Pasien yang Dikarantina di Pessel Beransur Sembuh

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan



Tiga Pasien yang Dikarantina di Pessel Beransur Sembuh

Sabtu, 09 Mei 2020
Rinaldi

Painan, fajarsumbar.com - Tiga dari tujuh pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang karantina, sudah menunjukan kemajuan yang menggembirakan di Pesisir Selatan.

Ke tiga orang tersebut hasil labornya sudah negatif satu kali. Sekarang tinggal menunggu keluarnya hasil labor yang kedua.

Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Pessel, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rinaldi, Sabtu (9/5/2020) mengajak semua masyarakat Pesisir Selatan, mendoakan agar seluruh pasien terkonfirmasi positif covid-19 segera sembuh dan tidak ada lagi penambahan kasus positif baru.

Menurut Rinaldi, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyampaikan apresiasi kepada gugus tugas percepatan penanganan Covid-19,  petugas kesehatan, para camat dan wali nagari serta segenap stake holders yang telah bekerja keras dalam mencegah penyebaran viirus di tengah tengah masyarakat.

"Berkat kerja keras kita semua, Alhamdulillah sudah dua pekan tidak ada kasus baru yang terkonfirmasi positif covid-19 di Pesisir Selatan," ujarnya.

Meskipun demikian harus tetap waspada dan disiplin dalam menjaga diri dan masyarakat untuk memcegah penularan virus ini.

Guna mencegah penularan virus corona di Pesisir Selatan, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengimbau masyarakat agar mematuhi instruksi bupati Nomor: 100/08/GTC-IV/2020 tanggal 6 April 2020 yang berisikan antara lain:

Masyarakat wajib memakai masker bila beraktivitas di luar rumah dan  memakai masker yang terbuat dari kain minimal dua lapis.

Bagi perantau yang pulang kampung dan pendatang yang ingin menetap sementara di Pesisir Selatan, agar melaporkan diri kepada wali nagari dan Puskesmas terdekat, serta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

 "Alhamdulillah, hari ini tidak ada penambahan pas ien positif Covid-bisa19. Dengan demikian jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid 19 tetap 16 orang," ujar Rinaldi. (ef)