Kantor Metriologi Sumbar Telah Menjadi UPTD Metriologi Bukittinggi, Ini Tupoksinya

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan



Kantor Metriologi Sumbar Telah Menjadi UPTD Metriologi Bukittinggi, Ini Tupoksinya

Selasa, 30 Juni 2020
Suprianto.

Bukittinggi, fajarsumbar.com 
- Kantor Metriologi Sumatera Barat sekarang menjadi UPTD Metriologi Bukittinggi di bawah Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan. Tugasnya melakukan KIR terhadap alat ukur baik volume maupun berat.


Hal ini disampaikan Kepala UPTD Bukittinggi Yusman yang diwakili tim tekhnis Suprianto kepada fajarsumbar.com di kantor Metriologi di Guguang Bulek, Bukittinggi, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, selama ini mungkin orang tidak banyak mengenal kantor Metriologi dan apa fungsinya. Apalagi kantornya jauh dari pusat kota. Kalau yang tahu pedagang yang melakukan kir untuk alat ukur, seperti timbangan untuk berat benda (beras, emas), atau alat ukur untuk jumlah volome (minyak, air) liter.

Masa kir dari setiap alat ukur selama 1 tahun, setelah dites dan tidak ada masalah akan diberi tanda, bahwa alat ini telah selesai di kir sesuai tanggal, bulan dan tahunnya.

Tapi kalau ada ditemukan timbangan maupun liter yang tidak benar bagaimana? “Kita hanya melakukan pengawasan terhadap alat ukur timbangan, liter, namun tidak untuk orangnya. Artinya kalau ada kecurangan oleh orang, kalau merasa dirugikan silahkan saja lapor polisi," jelasnya.

Bagaimana setelah diperiksa timbangannya memang ada kesalahan, biasanya dengan kesepakatan dengan pemilik alat ukur, segala biaya yang dikeluarkan ditanggung oleh yang bersangkutan. Maka didatangkan lah tekhnisinya dari Padang.

Mengenai alat ukur untuk POM bensin, katanya, sudah banyak pengujinya ada yang dari independen, Pertamina sendiri dan UPTD Metriologi Bukittinggi. Jadi untuk terjadi kesalahan dengan alat ukurnya sangat kecil kemungkinan.(gus)