Positif Covid-19 Terus Melandai di Sumbar

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan



Positif Covid-19 Terus Melandai di Sumbar

Selasa, 30 Juni 2020
ilustrasi

Padang, fajarsumbar.com Angka pasien positif Covid-19 di Sumbar terus melandai. Ini kabar gembira bagi masyarakat. Pada Selasa (30/6) tercatat hanya satu pasien positif. Penambahan satu kasus tersebut menjadikan jumlah pasien positif di angka 726 orang.

Pasien sembuh kemarin bertambah 12 orang dan menambah jumlah yang sehat menjadi 600 orang.     Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sum bar, Jasman Rizal menjelaskan dari total 726 pasien positif sebanyak 54 orang (7,4%) dirawat di RS sejumlah daerah, isolasi di fasilitas 41 orang (5,6%). Pasien meninggal dunia 31 orang (4,3%), sembuh 600 orang (82,6%).

“Laporan dari tim Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc ke Dinas Kesehatan Sumbar dari 1.712 sample swab yang dikirim survailance berbagai rumah sakit kabupaten dan kota se Sumbar (1.667 diperiksa di Lab Unand dan 45 sample di Baso, terkonfirmasi sample yang positif satu orang. Pasien berasal dari Sijunjuang,” sebut Jasman dalam pers rilisnya, Selasa (30/6).

Menurutnya, satu pasien positif asal Sijunjung tersebut berjenis kelamin pria 29 tahun, warga Tamparungo, pekerjaan anggota KPPS, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 12 orang dengan rincian, wanita 56 tahun, warga Aia Tawa Barat Padang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

Pria 12 tahun, warga Jati Baru, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

Balita (perempuan) 4 tahun, warga Kurao Pagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

Pria 45 tahun, warga Piai Tangah, pekerjaan tukang ojek, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

Anak-anak (perempuan) 5 tahun, warga Piai Tangah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

Bayi (perempuan) dua bulan, warga Piai Tangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, karantina BPSDM.

Wanita 13 tahun, warga Piai Tangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM. Pria 51 tahun, warga Kuranji, pekerjaan Satpol PP, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

Wanita 27 tahun, warga Kalumbuk, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM. Pria 35 tahun, warga Pasa Gadang, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

Pria 32 tahun, warga Gunuang Pangilun, pekerjaan Satpol PP, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM. Wanita 28 tahun, warga Gunuang Pangilun, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

Orang dalam pemantauan (ODP) 9.754 orang. Proses pemantauan 163 orang, dengan rincian karantina pemda dua orang dan 142 orang isolasi mandiri. Selesai pemantauan 9.591orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1332 orang. Masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab 19 orang.  Dinyatakan negatif, pulang dan sembuh 1313 orang. (ab)