Sewa Toko Pasa Ateh Digratiskan, Pedagang Bertepuk Tangan

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan



Sewa Toko Pasa Ateh Digratiskan, Pedagang Bertepuk Tangan

Selasa, 30 Juni 2020
Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias saat diwawancarai wartawan, Selasa (30/6/2020).

Bukittinggi, fajarsumbar.com - Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menggratiskan sewa toko Pasa Ateh selama enam bulan. Pernyataan itu disambut gembira dan tepuk tangan dari pedagang.

Penggratiskan sewa toko Pasa Ateh itu dilontarkan walikota didampingi Forkopinda, SKPD di hadapan pedagang Pasa Ateh Bukittinggi dan wartawan di Hall Pustaka Bung Hatta Bukittinggi, Selasa (30/6/2020).

Menurut Ramlan, ia sengaja mengumpulkan semua pedagang korban kebakaran Pasa Ateh untuk sosialisasi tentang hak dan kewajiban dari pedagang. 

Para pedagang dalam waktu dekat ini akan menempati bangunan megah seperti Mall yang barusan selesai diresmikan pemerintah pusat.

Pedagang yang telah melalui proses dan mendapat hak sewa, baik dilantai I, II dan lantai III sesuai jenis dagangannya. Dalam waktu dekat akan dilakukan pengundian nomor toko yang akan ditempati.

Sewa toko pertahun berpariasi masing-masing lantai, latan I  dipatok Rp27 juta, lantai II Rp26 Juta dan Lantai III Rp24 Juta per tahun. 

Namun Walikota Ramlan Nurmatias sangat prihatin melihat kondisi pedagang korban kebakaran ini, sudah hampir 2 tahun 8 bulan berdagang ditempat penampungan yang banyak kendala.

Maka Pemko mengambil kebijakan sewa toko selama 6 bulan dibebaskan alias gratis. Janji waktu kota itu disambut tepuk tangan meriah oleh pedagang, karena mereka tidak menyangka mendapat perhatian seperti ini dari pemerintah Kota Bukittinggi.

Tepuk tangan kembali bergema saat Ramlan Nurmatias menyampaikan bahwa sewa lantai I, II dan III yang telah ditetapkan. 

Pedagang tidak lagi membayar uang keamanan, kebersihan, WC gratis, tapi untuk parkir harus bayar per jam. "Lebih baik pedagang ke pasar tidak usah bawa mobil, karena tidak ada yang namanya parkir langganan," jelasnya.

Dalam sosialisasi kepada pedagang Ramlan Nurmatias juga mengundang dari pihak perbankan, yang bersedia memberi kredit Rp500 juta dengan bunga 6 persen pertahun sebagai modal usaha.

Walikota Ramlan Nurmatias berharap kepada pedagang secepatanya menempati tokonya setelah melakukan loting nomor toko, kalau bisa selesai Hari Raya Idul Adha sudah dapat berjalan dan semoga ekonomi masyarakat bangkit kembali.

Menurut Walikota, jangan lupa tetap memakai protokol Covid-19, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan baik kepada pedagang maupun terhadap konsumen, selama berdagang nanti. (gus)