Alasan Diberlakukannya Shift Kerja di Akhir Pembangunan Jalan TMMD Reguler Banyumas

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan

Alasan Diberlakukannya Shift Kerja di Akhir Pembangunan Jalan TMMD Reguler Banyumas

Rabu, 29 Juli 2020

Banyumas – Antusiasnya warga masyarakat Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dalam membantu Satgas TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas, tetap terjaga di hari ke-24 TMMD. Kamis (23/7/2020).

Lantaran banyaknya warga yang turun ke pengecoran jalan 1,8 kilometer lebar 3,75 meter yang menyisakan 98 meter lagi, dan agar tidak terjadi penumpukan para pekerja, meka sif kerja terus diberlakukan.

Serka Eko Budi Wiyono, Babinsa Petahunan Koramil 15 Pekuncen, Kodim Banyumas, jika semua warga yang datang diperbolehkan untuk langsung terlibat pekerjaan, justru akan semakin menimbulkan kontak fisik sehingga sangat riskan disaat pandemi covid.

“Untuk itu warga diberikan pengertian untuk bergantian saat kerja bakti pengecoran jalan. Selain faktor kesehatan, juga untuk menghindarkan kecelakaan kerja,” ungkapnya.

Ditambahkannya, sisa pekerjaan 98 meter tersebut akan selesai dalam satu atau dua hari. Itu karena, capaian harian pengecoran jalan saat memasuki perkampungan atau titik 1,3 kilometer, adalah 100 meter per hari. (Ags/Aan)