Dulunya Jalan Setapak Kini Mudah Angkut Hasil Bumi Berkat TMMD Reguler Banyumas -->

iklan halaman depan

Dulunya Jalan Setapak Kini Mudah Angkut Hasil Bumi Berkat TMMD Reguler Banyumas

Jumat, 31 Juli 2020


Banyumas – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 108 Kodim 0701 Banyumas, yang telah menuntaskan tugas membangun infrastruktur Jalan Usaha Tani (JUT) berupa beton sepanjang 1,8 kilometer lebar 3,75 meter, impian masyarakat Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, selama ini.

Tampak Triono (35), warga Petahunan RT. 02 RW. 03, kini merasakan kemudahan mengangkut kayu sengon. Jumat (31/7/2020).

Dijelaskan Carik atau Sekdes Petahunan, Sukmono (37), dengan dibangunnya jalan menuju sawah dan kebun di perbukitan Munggang, di desanya, ongkos angkut hasil bumi yang dulunya Rp. 15-20 ribu per karung sekali jalan, kini menjadi Rp. 5 ribu dan bahkan warga mudah mengangkutnya sendiri.

“Bagi buruh panggul/pikul, pembangunan jalan bukan mematikan rezeki mereka, namun malah membuat rezeki mereka jadi lebih baik karena permintaan angkut jadi lebih banyak karena ongkosnya lebih murah,” ujarnya.

Dulu sebelum jalan di bangun, jelas Sukmono, harga jual komoditi pertanian untungnya pas-pasan karena masalah akses jalan setapak dan mengandalkan kuli panggul itu.

Menurutnya juga, jalan beton selebar 3,75 meter yang pangkalnya berada di Obyek Wisata Curug Nangga (air terjun tingkat tujuh), jelas akan segera memulihkan perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi covid.

Sedangkan kegiatan non fisiknya, yaitu penerapan disiplin protokol kesehatan covid-19, sosialisasi wawasan kebangsaan guna menumbuhkan rasa bela negara dan cinta tanah air, sosialisasi bahaya narkoba, penyuluhan kesehatan, pertanian, peternakan, dan keterampilan mengolah sampah plastik menjadi barang-barang yang bernilai ekonomis, jelas membuka wawasan masyarakat serta meningkatkan SDM untuk mengolah SDA yang tersedia menjadi lebih baik lagi.

Terpisah, Dandim Banyumas, Letkol Infanteri Candra, SE, M.I.Pol berharap, terbangunnya infrastruktur dan edukasi-edukasi yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat Petahunan, merupakan upaya TNI dalam membantu Pemda melakukan pemulihan ekonomi dan kesehatan pandemi.

“Saya harapkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Petahunan segara bangkit dengan apa yang telah kami lakukan, dengan support dari Pemda, Polri, Ormas, dan segenap pihak lainnya,” ucapnya.

TMMD, lanjutnya, juga merupakan bukti nyata kepedulian TNI membantu memotivasi di dunia pendidikan. Kegiatan Satgas TMMD yang memberikan pembekalan dan pendampingan belajar, olahraga, kedisiplinan, dan beladiri, diharapkan menumbuhkan semangat belajar anak desa sasarannya yang pastinya sibuk dengan android saat libur pandemi ini.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telang nyengkuyung dan bersatu padu menyukseskan TMMD sehingga sesuai target, kualitas dan waktu,” tandasnya. (Aan)