Serma Kowad Iska Ajarkan Jarimatika di Bekas Lokasi TMMD Reguler Banyumas

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan

Serma Kowad Iska Ajarkan Jarimatika di Bekas Lokasi TMMD Reguler Banyumas

Jumat, 31 Juli 2020


Banyumas – Luwes sekali edukasi jarimatika yang dilakukan Serma Kowad Iska, Babinsa Pasiraman Kidul, Koramil 15 Pekuncen, Kodim 0701 Banyumas, kepada anak-anak Dukuh Semingkir RT. 04 RW. 03, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Menjadi guru bantu di lokasi TMMD Reguler 108 Banyumas, adalah salah satu tugasnya pada saat TMMD Reguler masih berlangsung, 30 Juni-29 Juli 2020.

Namun saat ini, keasyikan berada di tengah-tengah anak-anak Petahunan, menjadi maniak baginya.

“Ibu-ibu dan anak-anak Desa Petahunan sudah seperti keluarga saya. Terkadang anak-anak dan ibu-ibu mengirim pesan whatsapp ke saya, menanyakan keberadaan saya kenapa tidak mengajar,” ungkapnya, Kamis (30/7/2020).

Sementara dijelaskan Serka Eko Budi Wiyono, Babinsa Petahunan, Koramil 15 Pekuncen, walaupun bukan desa binaannya namun kini Petahunan menjadi wilayah jajahan edukasinya.

“Ibu-ibu disini menyambut baik pembelajaran yang dilakukan Serma Kowad Iska. Mereka menyatakan bangga karena motivasi belajar ditumbuhkan kepada anak-anak mereka selama masih libur sekolah terkait wabah corona,” ujarnya.

Ditambahkannya, kehadiran sosok guru TNI wanita, cepat mengana kepada anak-anak karena naluri keibuannya.

Untuk diketahui, metode jarimatika yang diajarkan satu-satunya Babinsa Wanita di lingkungan Kodam IV Diponegoro itu adalah metode perkalian bilangan enam sampai dengan Sembilan.

Metode berhitung yang dikembangkan oleh Septi Peni Wulandani, di tahun 2004 silam, yang dapat melatih anak untuk mempergunakan otak kiri dan kanan dengan optimal karena anak juga menggerakkan jemari tangannya.

Dengan menggerakkan jari-jari tangan, maka akan menarik minat si anak. Sedangkan untuk kelemahannya yaitu tidak bisa untuk perkalian satu angka dengan dua angka, misalnya 13 x 6. Pasalnya, jumlah jari tangan terbatas sehingga operasi jarimatika juga terbatas. (Aan)