Tiga Kali Tes Covid 19, Presiden Brasil Masih Positif -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Tiga Kali Tes Covid 19, Presiden Brasil Masih Positif

Sabtu, 25 Juli 2020


(Presiden Brasil Jair Bolsonaro)

Sao Paulo, fajarsumbar.com - Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, menjalani tes virus Corona (COVID-19) untuk ketiga kalinya. Namun, hasilnya menyatakan Bolsonaro masih positif Corona.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (22/7/2020), Bolsonaro menuturkan bahwa dirinya baru menjalani tes Corona lagi pada Selasa (21/7/2020) waktu setempat dan menunggu hasilnya yang diperkirakan akan keluar pada Rabu (22/7/2020) waktu setempat.

Hal itu disampaikan Bolsonaro saat menyapa kembali para pendukungnya yang berkumpul di seberang parit yang ada di depan kediaman resminya di Brasilia. Bolsonaro masih menjalani karantina di kediamannya setelah mengumumkan dirinya positif Corona pada 7 Juli lalu.

"Saya baru saja melakukan tes (Corona) sekarang. Besok pagi harinya akan keluar," tutur Bolsonaro kepada pendukungnya pada Selasa (21/7/2020) waktu setempat. Dia dan pendukungnya dipisahkan oleh parit yang membentang di luar kediamannya.

"Jika Tuhan berkehendak memberikan hasil negatif, semuanya akan kembali normal," ucapnya.

Namun, seperti dilansir AFP, Jumat (24/7/2020), hasil tesnya masih menunjukkan bahwa Bolsonaro masih positif Corona. Bolsonaro pun terpaksa membatalkan rencana kunjungannya.

Dalam pernyataan via Facebook secara langsung, Bolsonaro mengakui bahwa dirinya merasa 'sedikit sedih terpenjara di sini'.

Foto-foto dari kediaman Bolsonaro menunjukkan dia naik sepeda motor untuk berkeliling halaman Istana Alvorada. Pada satu momen, Bolsonaro berhenti dan berbicara dengan satu tim penjaga yang sedang menyapu dedaunan. Interaksi ini dilakukan Bolsonaro, yang masih positif Corona, tanpa memakai masker.

Para pegawai Istana Alvorada juga tampak tidak memakai masker. Kantor kepresidenan Brasil menuturkan kepada AFP bahwa pihaknya 'tidak akan mengomentari' foto-foto itu. 

Bolsonaro, yang dijuluki 'Trump Tropis', telah berulang kali mengabaikan anjuran social distancing. Sebelum dinyatakan positif Corona, dia secara rutin turun ke jalanan untuk menemui para pendukungnya di tengah pandemi Corona.

Dalam pernyataan via Facebook, Bolsonaro menyatakan dirinya merasa 'sangat baik'. "Anda harus berhati-hati, tapi tidak ada alasannya untuk hidup dalam teror," ucapnya.
"Kita peduli dengan melindungi nyawa, tapi dampak dari kebijakan ini (tetap di rumah) akan membunuh lebih banyak orang daripada karena virus itu sendiri," cetus Bolsonaro.

Aksi Bolsonaro yang berinteraksi tanpa masker itu menuai kecaman. "Ini menunjukkan keburukan Bolsonaro dan penghinaan terhadap nyawa warga Brasil," cetus anggota parlemen Brasil, Marcelo Freixo, yang merupakan Ketua Partai Sosialisme dan Liberty (PSOL) sebagaimana dikutip pada detik.com.

Brasil sejauh ini mencatat nyaris 2,3 juta kasus Corona, dengan lebih dari 84 ribu kematian. Pada Rabu (22/7) dan Kamis (23/7) waktu setempat, Brasil melaporkan tambahan kasus harian tertinggi, dengan 67.860 kasus dan 59.961 kasus dalam sehari secara berturut-turut. (*)