Tukang Bangunan Yang Sudah Menjadi Keluarga Besar TNI Banyumas

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan

Tukang Bangunan Yang Sudah Menjadi Keluarga Besar TNI Banyumas

Rabu, 29 Juli 2020


Banyumas – Kerja tambah semangat karena memakai kaos loreng TNI Banyumas. Inilah pernyataan dari Warmo (35), tukang bangunan asal Desa Petahunan RT. 04 RW. 03, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Tampak dirinya tak canggung lagi saat bekerja bersama Sertu Tri Purwanto (45), anggota Satgas TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas, asal kesatuan Denzibang 1/IV Purwokerto, di pekerjaan rehab RTLH milik Tarsim (56), petani dan buruh tani yang merupakan tetangga Warmo di RT. 06 RW. 03.

“Tidak ingin untuk pamer atau gagah-gagahan, namun sebagai kenang-kenangan dan bukti bahwa pernah mempunyai saudara TNI yang bertugas di desa,” ungkapnya, Kamis (23/7/2020).

Sementara dijelaskan Sertu Tri, dirinya rela menjadi asisten dari keluarga barunya yaitu Warmo, sang tukang.

“Masyarakat disini sudah menganggap TNI sebagai bagian dari mereka walaupun baru bertugas di desa mereka selama 24 hari,” ungkapnya.

Menurutnya wajar jika warga ingin mendapatkan kenangan-kenangan baju atau kaos loreng dari para anggota Satgas TMMD. Itu mengingat waktu pertemuan berada di ujung tugas para prajurit, atau jelang penutupan TMMD akhir bulan ini (29/7).

Sekedar diketahui, untuk rumah Tarsim sedang dibangun dengan ukuran 11 x 6 meter, dengan pendanaan bantuan dari UPK (Unit Pengelola Kegiatan) Kecamatan Pekuncen senilai Rp. 11 juta.

Rumah kedua adalah milik Sodah (70), janda dan petani RT. 03 RW. 04, Rp. 7 juta dari donatur yang sama, dan masih dalam proses pengerjaan.

Sedangkan rumah yang sudah jadi berukuran 5 x 7 meter adalah milik Tarman (47), buruh tani asal Desa Petahunan RT. 05 RW. 03, dengan pendanaan dari BAZNAS Banyumas senilai Rp. 20 juta. (Aan)