Bertambah 4 Orang Kasus Covid di Agam jadi 110, Dua warga Lubuk Basung -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Bertambah 4 Orang Kasus Covid di Agam jadi 110, Dua warga Lubuk Basung

Minggu, 30 Agustus 2020
Wilayah penyebaran Covid-19 di Agam.

Lubuk Basung, fajarsumbar.com - Kasus covid 19 di Kabupaten Agam semakin memprihatinkan. Setelah hari ini kembali penambahan 4 orang. Dua merupakan warga Lubuk Basung dari Petugas Kesehatan Kabupaten Agam.

Hal ini disampaikan Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 ( GTP2) Kab Agam, Sumatera Barat  Khasman Zaini kepada fajarsumbar.com, Minggu (30/8/2020).

Kabar ini berdasarkan hasil tes swap dari tim laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi  Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Venteiner Wilayah II Baso.

Empat  warga yang terkonfirmasi positif dengan inisial RW (47) perempuan yang merupakan petugas kesehatan di Puskesmas Lubuk Basung. YD (50) perempuan petugas kesehatan  di Puskesmas Pembantu (Pustu) Siguhung Nagari Lubuk Basung. Keduanya merupakan warga Lubuk Basung.

Sedangkan dua pasien lainnya yang juga dinyatakan positif Covid-19 dengan inisial RW (41) perempuan dan SS (21) perempuan. Keduanya terpapar setelah menghadiri undangan resepsi pernikahan di Kecamatan Tanjung Raya.

"Bertambahnya empat orang ini, jumlah total kasus Covid-19 di Agam menjadi 110," tambahnya.

Dari 110 kasus positif  di Agam, 44 orang telah sembuh, 3 orang meninggal, dan 63 orang masih di rawat diberbagai tempat. Rinciannya 40 orang di rumah sakit, 10 orang dikarantina, dan 13 orang karantina mandiri.

Sedangkan untuk kasus suspek atau dicurigai terinfeksi Covid-19 sebanyak 276 orang dan melakukan kontak erat atau yang memiliki kontak dengan kasus protabel atau konfirmasi Covid-19 sebanyak 282 orang.

"Terus meningkat kasus Covid-19, kita mengimbau agar masyarakat benar-benar mematuhi protokol kesehatan. Mari bersama kita putus matarantai penyebarannya, Dengan selalu cuci tangan, pakai masker, serta menghindari tempat- tempat keramaian," katanya. (Yanto)