Covid-19 Melonjak, Pemkab Agam Larang Pesta Perkawinan -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Covid-19 Melonjak, Pemkab Agam Larang Pesta Perkawinan

Senin, 31 Agustus 2020
ilustrasi

Lubuk Basung, fajarsumbar.com - Pemerintah Kabupaten Agam Kembali mengeluarkan instruksi penghentian sementara kegiatan pesta perkawinan dan kegiatan  hiburan ditempat terbuka yang melibatkan orang banyak. Ini seiring dengan tajamnya lonjakan kasus baru masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal ini dibenarkan Khasman Zaini Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) COVID-19 Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Saat dihubungi di Lubuk Basung, Senin (31/8)

"Ia menyampaikan, instruksi bupati sudah dikeluarkan dan disampaikan hari ini dengan surat nomor 3 Tahun 2020 tentang penghentian sementara kegiatan pesta perkawinan, hiburan dan panggung terbuka.

 Hal ini berhubung makin tinggingnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Agam. Dimana dari traking didapati penyebarannya dominan berasal dari klaster pesta perkawinan dan kegiatan hiburan dan panggung terbuka.

“Pemerintah Kabupaten Agam menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan pesta perkawinan, hiburan dan panggung terbuka dalam waktu yang belum ditentukan”ujarnya.

Tindakkan ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mengingat dalam Minggu ini semakin tingginya penyebaran kasus positif COVID -19 di Kabupaten Agam, Tambahnya.

Mulai hari ini pemerintah Kabupaten Agam tidak  mengizinkan dan melarang sementara pesta perkawinan, maupun kegiatan hiburan dan panggung terbuka." Ujarnya

Untuk kegiatan akad nikah masih bisa dilaksanakan dengan syarat mematuhi menerapkan protokol kesehatan dan maksimal dihadiri 20 orang dan juga melakukan tes swap bagi tamu atau pendatang yang berasal dari luar daerah, jelasnya.

Sebelumnya di Kabupaten Agam sudah terjadi peningkatan  penyebaran  Virus  covid -19 . Informasi terakhir pada tanggal 30 Agustus 2020  terjadi kasus sebanyak 110 orang.

Kasman menambahkan, pemutusan mata rantai Covid-19, perlu dilakukan tindak lanjut instruksi bupati tersebut oleh Kepala Badan/Dinas/Instansi Bagian di lingkungan Kabupaten Agam, Camat Wali Nagari.

Direktur BUMN/BUMD Swasta di Kabupaten Agam untuk tidak mengizinkan atau melarang sementara kegiatan pesta perkawinan  dan atau kegiatan hiburan pangung terbuka. (Yanto)