Ibu Erni Dapat Bantuan dari Wartawan dan Ketua Bhayangkari Cabang Pasbar -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Ibu Erni Dapat Bantuan dari Wartawan dan Ketua Bhayangkari Cabang Pasbar

Kamis, 06 Agustus 2020
Ibi Erni dan Asral usai mendapatlan bantuan kutsi roda dari dermawan

PASBAR, fajarsumbar.com - Seorang Wartawan Online di Pasbar, Dodi Ifanda berikan bantuan kursi roda kepada seorang ibu lagi menggedong anaknya yang sedang berjalan kaki sepanjang jalan utama Soekarno Hatta Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat.

"Saya tersentuh melihat masyarakat yang berjalan kaki demi sebuah kursi roda, maka saya sumbangkan kursi roda milik paman saya yang tidak terpakai lagi," kata Dodi Ifanda, Kamis (6/8/2020).

Ia menyampaikan sebagai wartawan kontrol sosial memang tugas utama. Namun, jiwa sosial juga perlu diasah ketika melihat disekeliling masih banyak yang butuh bantuan.

"Saya berharap pemerintah daerah peka terhadap kondisi sosial ekonomi seperti ini. Dinas sosial juga tidak ada alasan lagi membantu jika itu kondisinya darurat. Saya rasa, tidak perlu menggunakan uang negara untuk itu. Apalagi bagi pemerintah yang ada uang negaranya, sesuai juga dengan UU, yakni parkir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara," kata Dodi.

Selain bantuan kursi roda yang diperoleh Ibu Erni, Ia juga menerima bantuan dari Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat Ny. Desi Sugeng Hariyadi berupa uang dan sembako.

Sebelumnya Erni (56) ditemui oleh sejumlah wartawan di pinggir jalan depan kantor Kapolres Pasbar sambil menggendong anaknya.

Ia bercerita bahwa Jorong di wilayah tempat tinggalnya Pondok Sapek Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat tidak pernah mau tahu dengan kondisinya. Bahkan Jorongnya menyampaikan bantuan akan diperoleh jika suaminya meninggal dunia dulu.

Sedangkan anaknya yang bernama Asral (25) sudah dewasa. Namun, kondisi ekonomi membuat dia dan keluarga harus 'mengemis' demi sebuah kursi roda. Berjalan ke sana kemari mengetuk hati dermawan agar mau menyumbangkan sebagian reskinya.

"Saya sudah sering mengeluhkan kondisi anak saya ini kepada jorong. Jangankan untuk mengabulkan keinginan saya, malah Ia mengatakan meninggal suami dahulu baru diberikan bantuan," kata Erni.

"Lihatlah anak saya ini, Ia sangat bahagia sekali menerima kursi roda bantuan dari Bapak. Ini akan menjadi sejarah baru bagi anak saya melanjutkan perjuangannya," ungkapnya.

Lanjutnya bahkan kedinas Sosial pun sudah pernah minta bantuan bahkan tidak ada responnya.

"Saya sudah sering ke kantor Dinas Sosial, namun mereka tidak pernah menggubris keinginan saya. Saya hanya ingin kursi roda untuk anak saya saja," tutupnya.

(Safnil)