Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Asal Batusangkar Meninggal -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Asal Batusangkar Meninggal

Selasa, 11 Agustus 2020
ilustrasi

Padang, fajarsumbar.com - Seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Batusangkar Kabupaten Tanah Datar yang dirawat di Rumah sakit Achmad Mukhtar Bukittinggi, meninggal Selasa pagi (11/8). Dia dinyatakan pasien murni positif Covid-19 pertama, tanpa penyakit bawaan di Sumbar. 

Warga yang dirawat sejak 8 Agustus 2020 lalu ini, diduga terpapar dari anak yang pulang dari Malang Jawa timur beberapa waktu lalu.

Menurut Dokter Deddi Herman Sp. P, pasien berusia 56 tahun ini merupakan pasien meninggal tanpa penyakit penyerta atau komorbid.

“Pasien ini meninggal murni karena Covid-19. Ini kasus pertama Covid-19 murni tanpa penyakit bawaan di Sumbar. Umumnya kebanyakan selama ini pasien yang terpapar karena ada penya kit penyerta,” kata dr. Deddi yang juga Wakil Ketua Crisis Center Covid-19 RSAM Bukittinggi.

Dijelaskannya, pasien tersebut telah dirawat di ruang isolasi RSAM Bukittinggi sejak 6 Agustus lalu. Disebutkannya pasien tersebut merupakan warga Batusangkar yang keluarganya adalah salah satu tenaga medis di puskesmas Limo Kaum, Batusangkar.

Selain itu, diruang isolasi covid19 masih merawat 16 pasien terkonfirmasi positif, dari beberapa daerah di Sumatera Barat.

Dengan bertambah satu orang positif Covid-19 di Tanah Datar, tercatat dua orang meninggal dunia akibat penyakit yang ditimbulkan penularan Virus Corona di Luak Nan Tuo.  

“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Kami turut berduka cita dengan meninggalnya pasien positif kedua Covid-19 di Tanah Datar. Beliau  seorang pria berusia 53 tahun yang sama-sama terkonfirmasi positif Covid-19 dengan wanita berusia 51 tahun dan berprofesi sebagai tenaga kesehatan,” sebut Kabag Humas dan Protokol Setdakab Tanah Datar Yusrizal, Selasa (11/8) siang.

Pada Rabu, 13 Mei 2020 lalu, seorang remaja berusia 16 tahun yang merupakan warga Jorong Sijangek, Nagari Simpuruik, Kecamatan Sungai Tarab, meninggal dunia akibat Covid-19 saat menjalani perawatan di RSUP M. Jamil Padang.

Yusrizal menjelaskan, lelaki yang meninggal dunia pada Selasa (11/8) adalah warga Perumahan Garuda Mas Batusangkar.

Menurutnya, jumlah terkonfirmasi kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tanah Datar memang terus bertambah. Informasi positif Covid-19 pasangan suami istri itu berdasasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Veteriner Baso dengan penanggung jawabnya Dr.dr. Andani Eka Putra.

“Ini masih rangkaian kasus positif Covid-19 sebelumnya yang menimpa sejumlah orang dari klaster Puskesmas Limo Kaum I yang jumlahnya mencapai sembilan orang. Akibatnya, Pemkab Tanah Datar menghentikan aktifitas pelayanan di Puskesmas Limo Kaum I sampai waktu yang belum ditentukan. Sampai pengambilan sampel swab tuntas. Mudah-mudahan hasilnya negatif, sehingga puskesmas bisa beroperasi kembali,” jelasnya.

Pasien rutin yang mendapat pelayanan Fasilitas Kesehatan (Fakes) I di Puskesmas Limo Kaum I, untuk sementara dialihkan ke Puskesmas Limo Kaum II, Puskesmas Rambatan II, dan Puskesmas Gurun.

Mulai Landai
Setelah sempat melonjak, angka pasien Covid-19 Sumbar mulai turun dari angka beberapa hari belakang. Selasa (11/8) Tim Gugus Tugas Penanganan Covid Sumbar, melaporkan angka pasien positif bertambah 13 orang. Total positif Covid-19 kini 1.188 orang. Pasien sembuh bertambah 9 orang,  sehingga total sembuh 823 orang.

“Jumlah spesimen diperiksa hari ini 82.581 dan jumlah orang diperiksa 72.272. Positivity Rate (PR) 1,64%,” terang Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covdi-19 Sumbar, Jasman Rizal.

Dari total 1.188 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat sebanyak 142 orang ataun 12 persen dirawat di berbagai rumah sakit, isolasi mandiri 127 orang (10,7%), isolasi daerah 16 orang (1,3%), isolasi BPSDM 46 orang (3,9%). (yuke/mus)