Pilih Walkout, Ketimbang Pilih Calon Tunggal -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Pilih Walkout, Ketimbang Pilih Calon Tunggal

Minggu, 30 Agustus 2020
Suasana rapat pemilihan calon ketua pemuda Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kab.Solok, Minggu (30/8/2020).

Solok, fajarsumbar.com - Sebagian pemuda Nagari Talang, Kabupaten Solok memilih walkout dalam rapat pemilihan pemuda Nagari Talang, ketimbang harus memilih calon tunggal ketua pemuda Nagari Talang, di Aula SMPN 1 Gunung Talang, Minggu (30/08/2020).

Mereka beralasan, penetapan aturan yang diputuskan oleh panitia yang ditunjuk untuk menyelenggarakan pemilihan Ketua Pemuda Nagari Talang tersebut telah menciderai nilai-nilai demokrasi.

Ditengarai, calon tunggal yang dihadirkan tersebut diduga ada indikasi pengkondisian.

Kubu yang melakukan Walkout dalam rapat tersebut kepada media fajarsumbar.com mengatakan, dalam rapat tersebut pihaknya telah menyampaikan kepada pihak panitia pelaksana pemilihan, usulan untuk melakukan perpanjangan waktu pendaftaran, namun usulan tersebut ditolak mentah pimpinan sidang.

Pihak panitia pemilihan beralasan bahwa mereka (panitia) dirapat tersebut, tidak dalam posisi sebagai panitian penerima pendaftaran.

Pihak panitia beralasan bahwa tugas mereka saat itu hanya menetapkan calon yang sudah mendaftarkan diri, untuk segera dilakukan pemilihan.

Kubu yang tidak senang dengan adanya calon tunggal tersebut, kepada media fajarsumbar.com mengatakan,

Sehari sebelumnya (Sabtu malam tanggal 29 Agustus) melalui sambungan telepon, pihaknya sudah menghubungi Nang Ashadi, Dt.Rj.Indo, SH Ketua pelaksana Pemilihan Ketua Pemuda Nagari Talang.

Menyampaikan, kepada ketua panitia pelaksana pemilihan ketua pemuda Nagari Talang, agar melakukan perpanjangan waktu pendaftaran calon ketua pemuda.

Adalah, untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi para calon Ketua Pemuda Nagari yang sebelumnya sudah mendaftarkan diri namun merasa belum sepenuhnya di akomodir, serta ruang bagi para calon ketua pemuda lainnya untuk diberi tambahan waktu pendaftaran.

Kubu yang tidak senang dengan adanya calon tunggal tersebut sangat menyanyangkan, ketetapan yang dibuat oleh panitian pelaksana pemilihan ketua pemuda Nagari Talang tersebut, yang bersikukuh untuk menerapkan aturannya.

Kepada media fajarsumbar.com, Abdi, Hartanto, dan Harris Rinaldi bersama N.Rama dan pemuda lainnya mengatakan,

Keputusan mereka untuk Walkout dari rapat tersebut tidak lain adalah, agar pemuda nagari Talang tidak terseret jauh masuk kedalam jurang Demokrasi Terpimpin (keputusan berpusat pada pimpinan), dimana menurut mereka sistim tersebut saat ini telah mengakar dan menghambat jalannya Reformasi Demokrasi di Nagari Talang.(nr)