Ratusan Warga Seribu Rumah Gadang Laksanakan Shalat ID di Lapangan Terbuka -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Ratusan Warga Seribu Rumah Gadang Laksanakan Shalat ID di Lapangan Terbuka

Sabtu, 01 Agustus 2020
Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Seribu Rumah Gadang Nagari Koto Baru, berlangsung di lapangan, dengan latar belakang Ikon SRG Jembatan Merah.

Solsel, fajarsumbar.com - Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1441 H di masa pandemi ini masih bisa dilaksanakan di lapangan terbuka.

Ratusan umat muslim Solok Selatan, pada umumnya merasa lega dengan terlaksananya shalat hari raya dilapangan terbuka di masa covid-19 ini.

Hasil pantauan Fajarsumbar.com dilapangan saat pelaksanaan sholat Id, Jumat (31/7) setidaknya tiga kecamatan di Muaralabuh, rata rata melaksanakan Sholat Id dilapangan terbuka dan Masjid Masjid.

PHBI Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, menggelar Sholat Id dilapangan hijau Koto Baru dibanjiri ribuan umat muslim, tidak terlihat adanya perantau yang pulang kampung.

Pelaksanaan Sholat Id dilapangan hijau Koto Baru itu dibuka langsung oleh ketua PHBI Nagari Koto Baru. Zulfi Alfadli.

Zulfi Alfadli yang biasa disebut Katik Adek saat membuka acara mengatakan, Kegiatan Sholat hari raya besar ini terus dilaksanakan dilapangan, karena tukuanua adalah untuk mempersatukan warga disaat berlebaran.

Diakui saat ini situasi virus corona-19 yang melanda Dunia, beberapa kegiatan dilarang, termasuk pelaksanaan Sholat Id, namun daerah kita Solok Selatan sudah boleh dikatakan zona hijau, makanya panitia memberanikan untuk melaksanakan Sholat dilapangan, dengan tidak melanggar protokol kesehatan covid-19, memakai masker, jaga jarak dan tidak bersalaman.

"Ini awal mula kemajuan masyarakat dalam suatu negeri, yaitu menjalin persatuan dan kesatuan," ucap Katik Adek.

Terkait penyemblihan hewan kurban, di Nagari Koto Baru tetap dilaksanakan, sehari seduah Sholat Id, untuk tahun ini ada peningkatan jumlah peserta kurban, walaupun dimasa pandemi ini, dengan rincian. Masjid Raya Koto Baru sebanyak 20 ekor sapi, Masjid Lama Nurul Huda 7 ekor sapi, Masjid Nurul Hikmah 14 ekor sapi, dan 5 ekor kambing. (Abg)