Selama Covid-19 STMIK Indonesia Beri Keringanan Pembayaran Uang Kuliah -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Selama Covid-19 STMIK Indonesia Beri Keringanan Pembayaran Uang Kuliah

Sabtu, 29 Agustus 2020
M. Dahniel Dahlan., SE., MM

Padang, fajarsumbar.com - Kesadaran generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi (PT), sebetul nya setiap tahun cukup tinggi.

Namun di tengah pandemik Covid- 19 yang belum melandai, berpengaruh terhadap penyerapan calon mahasiswa baru tahun akademik 2020- 2021 di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta.

Kondisi ini, selain disebabkan menurunnya tingkat kemampuan ekonomi Sumatera Barat yang minus diangka 4 poin, juga berimbas terhadap pendapatan ekonomi masyarakat, terutama untuk membiayai dan melanjutkan pendidikan bagi putra mereka kejalur PT tertentu.

Wakil Ketua II Bidang Administrasi (ADM), Sumber Daya Manusia (SDM) dan Keuangan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Indonesia Padang, M. Dahniel Dahlan. SE. M. M, mengungkapkan hal itu, ketika dihubungi fajarsumbar.com di Kampus STMIK Indonesia Jalan Khatib Sulaiman Padang,  Sabtu (29/8/2020).

Menurut  M. Dahnil, STMIK Iindonesia Tahun Akademik 2020- 2021 ini, menargetkan jumlah penerimaan calon mahasiswa baru sebanyak 500 orang guna mengisi Program Studi (Prodi), Strata I Sistem Informasi, namun akibat pandemik Copid- 19, memang agak terganggu terhadap target calon mahasiswa baru itu.

Menyikapi kondisi ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini, STMIK Indonesia Padang, berupaya meringankan mahasiswa, dengan cara membayar uang kuliah semester pertama secara bertahap, melalui 3 kali pembayaran, begitu juga dengan uang kuliah semester berikutnya.

Upaya tersebut, merupakan kepedulian Yayasan Albani Mukmin Padang dan lembaga pendidikan, agar generasi muda, bisa mejalani pendidikan di STMIK  Indonesia, sekalus menjaga ke stabilan keuangan lembaga, sehingga nanti nya, tidak terganggu kegiatan oprasional lembaga pendidikan, ungkap M. Dahnil.

Kendati demikian, jumlah calon mahasiswa baru yang mendaftar di STMIK Indosia Padang, baik secara online maupun langsung ke STMIK Indosia, tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan jumlah yang mendaftar sekitar 250 orang.

Dari jumlah calon mahasiswa baru yang mendaftar itu,100 orang diantaranya telah melakukan daftar ulang kembali.

Khusus untuk calon mahasiswa beprestasi dan terkendala di segi ekonomi, Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (L2-DIKTI) Wilayah 10 Sumbar, Riau, Jambi dan Kepri, mengalokasikan untuk STMIK Indonesia Padang, program mahasiswa Bidik Misi atau yang kini telah berubah nama, menjadi program Kartu Pintar Indonesia (KIP) kuliah, sebanyak 20 orang calon mahasiswa.

Ia tetap optimis, jumlah calon mahasiswa baru STMIK Indonesia Padang, bisa tercapai sesuai target, karena pendaftaran bagi calon mahasiswa baru masih dibuka sampai pertengan bulan oktober nanti.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas lulusan, STMIK Indonesia Padang, pimpinan Prof. Dr. Ing. Ir. Hairul Abral, telah  melakukan kerja sama, dengan sejumlah Universitas terkemuka di Taiwan yang dituangkan dalam bentuk Penandatanganan Naskah Kerjasama (MoU) pada Tahun 2014 lalu.

Meliputi Universitas Ming Chi, Chang Hwa dan National Taiwan University Science Technologi serta dengan Perguruan Tinggi Nasional, ujar dosen terfavorid di kalangan mahasiswa STMIK Indonesia Padang itu.(Rony)