Sumbar Turun ke Peringkat 19 Nasional Kasus Covid 19

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan

Sumbar Turun ke Peringkat 19 Nasional Kasus Covid 19

Sabtu, 01 Agustus 2020


(ilustrasi)

Padang, fajarsumbar.com - Pertambahan kasus positif Covid-19 di Sumatra Barat melonjak 41 kasus pada Jumat (31/7/2020). 

Jumlah ini membuat total positif Corona di Sumbar sejak awal menjadi 948 orang. Meski demikian, dibandingkan dengan provinsi lain, jumlah kasus di Sumbar malah turun peringkat secara nasional.

Hal tersebut karena peningkatan lebih tajam jumlah kasus di sejumlah provinsi di Indonesia. Provinsi Gorontalo yang sebelumnya berada di peringkat ke-19 naik ke posisi 18 karena tingginya pertambahan kasus positif. Sementara, Sumbar turun ke peringkat 19. Perubahan ini sudah terjadi sejak Kamis (30/7/2020) dan masih dalam posisi itu sampai Jumat (31/7/2020).

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional dalam situs resmi covid19.go.id merilis, penambahan kasus sebanyak 2040 pada Jumat. 

Hal ini membuat total kasus di Indonesia menjadi 108.376. Dari jumlah itu, 65.907 dinyatakan sudah sembuh dan 5.131 meninggal dunia.

Berikut sebaran kasus Covid-19 di 34 provinsi terhitung Jumat (31/7/2020) sebagaimana dikutip pada langgam.id.
1. Jawa Timur 22.089 kasus
2. DKI Jakarta 21.399 kasus
3. Jawa Tengah 9.516 kasus
4. Sulawesi Selatan 9.422 kasus
5. Jawa Barat 6.532 kasus
6. Kalimantan Selatan 6.098 kasus
7. Sumatra Utara 3.931 kasus
8. Sumatra Selatan 3.417 kasus
9. Bali 3.407 kasus
10. Papua 3.059 kasus
11. Sulawesi Utara 2.580 kasus
12. Nusa Tenggara Barat 2.065 kasus
13. Banten 1.835 kasus
14. Kalimantan Tengah 1.729 kasus
15. Kalimantan Timur 1.426 kasus
16. Maluku 1.093 kasus
17. Maluku Utara 1.530 kasus
18. Gorontalo 1.015 kasus
19. Sumatra Barat 948 kasus
20. Sulawesi Tenggara 782 kasus
21. DI Yogyakarta 674 kasus
22. Kepulauan Riau 447 kasus
23. Riau 445 kasus
24. Papua Barat 433 kasus
25. Aceh 415 kasus
26. Kalimantan Barat 387 kasus
27. Kalimantan Utara 283 kasus
28. Lampung 255 kasus
29. Sulawesi Barat 230 kasus
30. Bengkulu 217 kasus
31. Sulawesi Tengah 207 kasus
32. Bangka Belitung 193 kasus
33. Jambi 162 kasus
34. Nusa Tenggara Timur 145 kasus (*)