1.280 Warga Pessel Telah Test Swab -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

1.280 Warga Pessel Telah Test Swab

Selasa, 01 September 2020
.

Painan, fajarsumbar.com - Sebanyak 1.280 warga Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), telah menjalani tes usap (swab test) Covid-19 guna mempercepat penanganan dan memutus mata rantai penyebaran virus corona di daerah setempat.

“Ya, data tersebut tercatat sejak April 2019 hingga saat ini,” ujar Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Pessel, Rinaldi, selaku juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 pada wartawan, Selasa (1/9).

Dari 1.280 orang tersebut, sekitar 150 aparatur sipil negara (ASN) di sekretariat kabupaten setempat juga menjalani tes swab sejak, Senin (31/8).

“Sesuai arahan dari bupati, pelacakan terhadap warga yang kontak erat dengan pasien Covid-19 mesti dimaksimalkan dan itu sudah dilaksanakan gugus tugas dengan baik,” katanya.

Terkait proses pelacakan, pihaknya mengedepankan ajakan dan imbauan, sehingga warga dengan sukarela meluangkan waktu untuk dites dan selanjutnya berkenan melaksanakan isolasi jelang hasil tesnya keluar.

“Pada beberapa lokasi memang terjadi kontra, namun dengan pendekatan yang kami lakukan secara persuasif maka bisa kami laksanakan secara maksimal,” tuturnya.

Selanjutnya, pada hari ini kata Rinaldi, tidak ada penambahan kasus Covid-19 di Pesisir Selatan sehingga kasus positif masih bertahan pada angka 41 orang.

Dari 41 orang tersebut, satu diantaranya dinyatakan meninggal dunia, 28 orang sembuh, lima orang masih menjalani isolasi di sejumlah Rumah Sakit Kota Padang dan sisanya tujuh orang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Pada tiap kesempatan pihaknya mengaku terus mengajak masyarakat untuk tetap mentaati protokoler kesehatan Covid-19 dengan cara menggunakan masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dan hindari keramaian.

“Kampanye protokol kesehatan Covid-19 hingga kini terus kami gencarkan pada masyarakat. Kami berharap hal ini mesti benar-benar diterapkan secara maksimal. Sehingga mampu memutus mata rantai penyebaran virus Corona dengan cepat,” ucapnya. (*)