AUDY JOINALDY: Kisah Sukses Peternak Ayam -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

AUDY JOINALDY: Kisah Sukses Peternak Ayam

Selasa, 01 September 2020

Audy Joinaldy dengan latar peternakan ayam miliknya. ist



Padang, Fajarsumbar.com-"Kamu duduk dan dengar saja."

 

Begitu perintah sang ayah. Sebagai anak yang belum bisa memahami banyak hal, Audy mengikuti saja perintah itu. Ia selalu menjadi anak yang baik ketika diajak oleh sang ayah pergi ke mana-mana. Mengunjungi berbagai daerah, hingga ke berbagai negara, Audy selalu bisa menjadi tukang duduk dan pendengar yang baik.


Kisah sederhana di masa kecil itu ternyata memberi pengaruh pada diri Audy di masa depan. Kisah yang membawanya membuat keputusan penting untuk menjadi pengusaha di usia muda. "Walau saya hanya disuruh duduk dan dengar, tapi itu semacam cara mendidik yang mendalam," ujar Audy.


Beberapa tahun kemudian, Audy Joinaldy memulai usahanya sendiri. Duduk nyaman sebagai profesional di sebuah perusahaan bidang peternakan dengan penghasilan yang memadai membuatnya berontak. Ia ingin mandiri, mengekspresikan semua kemerdekaan diri yang dimilikinya.


Sang ayah, Joinerri Kahar adalah seorang pengusaha yang memulai bisninya dari nol. Ia bergerak di bisnis pertambangan. Darah kewirausahaan sang ayah tentu saja mengalir pada diri Audy. Tapi, anak muda yang memegang enam gelar akademik ini memilih tak ikut usaha sang ayah. 


Terjun ke dunia bisnis menurut Audy karena keinginannya sendiri. "Ayah saya tak pernah memaksa harus jadi ini, harus jadi pengusaha. Ia membebaskan anak-anaknya mau jadi apa. Tapi, untuk urusan pendidikan, ayah memang menekankan agar anak-anaknya bisa menempuh pendidikan setinggi-tingginya," ujar anak muda yang bergelar Datuak Rajo Pasisie Alam ini.


Tak masuk ke perusahaan sang ayah, selepas kuliah, anak muda ini malah bekerja di perusahaan orang. Pekerjaan itu membuat Audy harus meninggalkan Jakarta untuk menetap di Kota Makassar. Lima tahun sebagai karyawan, ia memutuskan berhenti. Dengan modal apa-adanya, Audy memulai usaha di bidang peternakan ayam. 


Pilihan jadi wirausaha itu menurut Audy setidaknya dipengaruhi oleh lingkungan. Di Makassar, ia banyak kenal dengan pengusaha lokal. Ketika memutuskan berhenti dari pekerjaannya, kawan-kawan pengusahanya ini menawarkan kerjasama usaha. Sebagai alumni Intitut Pertanian Bogor, Audy paham betul dengan dunia pertanian dan peternakan. Ia kemudian terjun di usaha peternakan karena secara teknis sangat menguasai.


Sukses di usaha yang dirintisnya, Audy tancap gas. Ia kemudian mendirikan pabrik yang bergerak pada produksi pertanian. Mulai dari produksi jagung, produksi bibit, hingga jual pestisida. Usaha itu berkembang pesat. Sekarang ia memiliki lebih dari 700 karyawan di berbagai usaha yang tersebar seantero Indonesia Timur.


Membangun usaha dari modal apa-adanya tidaklah mudah. Jatuh-bangun pernah dialami Audy. Tak selamanya untung, sering juga buntung. "Pernah ditipu miliaran rupiah. Itu tak perlu membuat kita patah arang. Saya ambil hikmahnya. Pengalaman buruk bisa menjadi pelajaran yang berharga," ujar Audy.


Usaha yang digeluti Audy tak terlepas dari passion-nya. Berlatar belakang akademis bidang pertanian, usaha yang digelutinya tak lepas dari urusan pertanian dan peternakan. Dalam menjalankan bisnis, anak muda ini sangat menguasai aspek teknis. Sementara, untuk urusan bisnis yang lebih luas, misalnya terkait modal dan sebagainya, Audy mengaku tak segan untuk terus belajar.


Dunia bisnis adalah dunia yang menantang. Untuk bisa sukses di dunia ini, Audy punya resep. Bisnis itu punya resiko. Untuk bisa tahan banting dalam menghadapi resiko, dibutuhkan mental yang kuat yang berasal dari hati yang teguh. "Bisnis itu harus dijalankan dengan hati," jelas Audy.


Banyak orang yang berpikir negatif ketika memulai usaha. Lebih 98 persen orang berpikir negatif saat mulai bisnis. Takut rugi, takut bangkrut, takut usaha tak berkembang dan lain sebagainya. Cara pandang itu menurut Audy harus dirubah. Setiap usaha tentu saja beresiko gagal. Tapi, sebagai pebisnis, harus ada keyakinan untuk berhasil. Walau keyakinan itu sedikit, itu sudah bagus.


Kisah jatuh-bangun Audy Joinaldy di dunia pertanian dan peternakan menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi anak muda. Ia sering tampil sebagai pembicara di kampus-kampus dan memberi motivasi bagi anak muda dan milenial untuk terjun di dunia kewirausahaan. "Saya senang berbagi ilmu dan pengalaman. Prinsip saya, kita harus memberi manfaat bagi banyak orang," ujar Audy. (arr)