Informasikan Geliat Pembangunan Padang Pariaman, Majalah Saiyo Sakato Edisi 13 Dilaunching -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Informasikan Geliat Pembangunan Padang Pariaman, Majalah Saiyo Sakato Edisi 13 Dilaunching

Rabu, 16 September 2020
Bupuati Ali Mukhni foto bersama seusai launching edisi ke-13 majalah Saiyo Sakato di Padang Pariaman.

Parit Malintang, fajarsumbar.com - Majalah Saiyo Sakato merupakan suatu media menginformasikan tentang geliat pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Padang Pariaman, sehingga bisa dijadikan referensi oleh warga baik yang berada di ranah maupun di rantau.

Hal itu dikemukan Bupati Ali Mukhni melakukan Launching Majalah Saiyo Sakato, Edisi ke-13 di Hall Kantor Bupati,Parit Malintang, Selasa (15/9/20).

Kata dia, Majalah Saiyo Sakato yang merupakan terbitan ke 13 ini sarat beragam informasi pembangunan berskala Nasional, Provinsi dan Daerah di Padang Pariaman. Kesemuanya itu tentunya akan mempengaruhi terhadap geliat ekonomi warga masyarakat Padang Pariaman. 

"Beragam pembangunan berskala Nasional dan Daerah berkat hasil kerja keras dan kebersamaan dari semua pihak untuk kesuksesan dan kelancarannya" tegas yang mengaku telah menyelesaikan pemberkasan persyaratan ia sebagai Cawagub di KPU Sumbar. 

Menjadi Kepala Daerah pasca Gempa 2009 lalu itu, sebut Ali Mukhni, memang menjadi tantangan yang cukup berat untuk memulihkan perekonomian dan perbaikan infrastruktur yang porak poranda. 

"Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kebersamaan ranah dan rantau itu dapat teratasi untuk menata kembali Daerah kita. Tanpa dukungan dan bantuan dari kesemua pihak, tentu belum bisa kita nikmati. Kini beragam pembangunan Asrama Haji, Stadion Sumbar, MAN IC dan lainnya telah hadir di Kabupatwn Padang Pariaman" sebut Bupati Ali Mukhni dua priode itu. 

Sebelumnya, Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag didaulat memberikan kata sambutan mewakili Tokoh Masyarakat Padang Pariaman. Ia sangat mengapresiasi atas kerja keras Bupati Ali Mukhni membangun Padang Pariaman pasca gempa 2009 lalu sebagaimana tertuang dalam tulisan berjudul "Ali Mukhni Berlayar di Tengah Arus Deras" pada Majalah Saiyo Sakato itu. 

Duski Samad mengakui tak ada pesan sponsor dalam tulisan itu. "Kita menuliskan pokok pikiran itu bagaikan air mengalir saja. Itupun kita bahas ada 5 item. Yakni mengatasi betapa sulit memimpin, kerja keras recovery, modal militansi, legacy dan kritik konstruktif" ungkap Dosen UIN Imam Bonjol Padang  itu.

Kata dia, pun relasi sosial yang harmonis dengan masyarakat. Sehingga buah kepemimpinan itu dirasakan masyarakat adalah realita yang tak mungkin dimungkiri. 

"Hal itu sesuai dengan ungkapan, basuluah matohari, bagalanggang mato rang banyak. Putiah kapeh dapek diliek,putih hati bakaadaan" jawab putra Sikabu Lubuk Alung itu ketika menjawab pertanyaan fajarsumbar.com usai kegiatan Lounching Majalah Saiyo Sakato itu.

Kabag Humas dan Protokoler Anton Wira Tanjung melaporkan bahwa kegiatan Launching Majalah Saiyo Sakato berisikan refleksi hasil pembangunan yang sudah maupun sedang berjalan di Padang Pariaman. Dalam kegiatan ini dihadiri para Kepala OPD dilingkungan Pemkab, Forkopimda, Camat, Para Wali Nagari dan Wartawan. (saco)