Inspektorat Musi Rawas 'Belajar' ke Inspektorat Padang Pariaman -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Inspektorat Musi Rawas 'Belajar' ke Inspektorat Padang Pariaman

Rabu, 16 September 2020
Foto bersama

Parit Malintang, fajarsumbar.com - Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman menerima kunjungan studi tiru dari Inspektorat Kabupaten Musi Rawas, Propinsi Sumatera Selatan. 

"Kedatangan rombongan dari Sumsel itu kami mengapresiasi atas dipilihnya Kabupaten Padang Pariaman sebagai ajang berbagi informasi dan saling replika inovasi," kata Inspektur Hendra Aswara dihadapan rombongan studi tiru di Kantornya, Selasa (15/09/20).

Dijelaskannya, Padang Pariaman terdiri dari 17 Kecamatan, 103 Nagari, 23 OPD dan dua BUMD. 

"Selamat datang di ranah minang, Kabupaten Padang Pariaman. Senang sekali kita bisa berjumpa, saling berbagi informasi dan sekaligus menanmbah saudara," ujarnya.

Mantan Kabag Humas itu memaparkan kinerja Inspektorat dalam pelaksanaan audit, pendampingan masa penanganan Covid-19, Tindak lanjut rencana aksi KPK dan Inovasi sepanjang tahun 2020.

Untuk inovasi, sebut Hendra, ada tiga inovasi telah diimplementasikan. Yaitu Klinik Konsultasi, Pengawasan dan Pengaduan Masyarakat (INI KAWAN), Tanda Tanda Elektronik dan Whistle Blowing System (WBS). 

"Pelayanan masa pandemi Covid-19 tetap lancar, kita laksanakan secara online. Rekomendasi naik pangkat dan pensiun melalui tanda tangan elektronik. Jadi ASN tak perlu datang kesini, cukuo print out di kantor masing-masing" ungkap Peraih Juara 1 Kompetesi Inovasi Pelayanan Publik Tk Sumbar Tahun 2018.

Adapun prestasi yang diraih, tambah Hendra, Kabupaten Padang Pariaman meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ketujuh dari BPK RI. Kemudian penyampaian LKHKPN tercepat ke KPK RI untuk tingkat Sumbar.

"Sesuai arahan Bupati bahwa Inspektorat mengawal APBD dan pendampingan kegiatan hingga dana  desa," beber pria yang sudah tiga kali menjabat eselon dua itu. 

Sementara itu, Inspektur Musi Rawas Ismed Nazir mengakui Inspektorat Padang Pariaman selangkah lebih maju dalam berinovasi dan penggunaan teknologi informasi. 

"Alhamdulillah, kita tadi saling bertukar pikiran. Yang baik kita ambil dan terapkan di daerah masing-masing" kata Ismed. 

Selanjutnya pertukaran cendramata sekaligus promosi daerah yaitu Kopi Selangit Musi Rawas yang diserahkan usai pertemuan tersebut. (saco)