KAN Bukit Surungan Serahkan Tanah Ulayat 4,5 Ha ke Satbrimob Polda Sumbar -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

KAN Bukit Surungan Serahkan Tanah Ulayat 4,5 Ha ke Satbrimob Polda Sumbar

Senin, 28 September 2020
Penandatangan penyerahan tanah ulayat negari Bukit Surungan kepada Satbrimob Polda Sumbar, Senin (28/9/2020).


Padang Panjang, fajarsumbar.com Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bukit Surungan, Padang Panjang menyerahkan hak tanah ulayat seluas 4,5 hektare kepada Satbrimob Polda Sumbar di Masjid Ashliyah, Senin (28/9). 


Penyerahan hak tanah ulayat diserahkan melalui acara penandatanganan akta pelepasan hak atas tanah ulayat Nagari Bukit Surungan dan penandatanganan akta perjanjian kerjasama antara KAN Bukit Surungan dengan Satbrimob Polda Sumbar.


Hadir Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, Wakapolda Sumbar, Brigjen Edi Mardianto, Ketua KAN Bukit Surungan, Faiz Fauzan El Muhammady Datuak Bagindo Marajo, Kepala BPN Padang Panjang Nora Endomahata, dan sejumlah undangan.


Tanah ulayat tersebut sebelumnya sudah ditempati Batalyon B Pelopor Brimob Padang Panjang sejak puluhan tahun lalu sebagai markas, tempat berlatih, dan asrama yang berada di Jalan Sutan Sahrir, Kelurahan Silaing Atas. 

 

Penyerahan hak tanah ulayat itu sekaligus sebagai bentuk kontribusi  KAN Bukit Surungan kepada negara dan Kota Padang Panjang. 


Ketua KAN Bukit Surungan Datuak Bagindo Marajo menyampaikan, Brimob dan masyarakat Bukit Surungan diharapkan dapat saling bersatu dan berbaur dalam membangun Nagari Bukit Surungan khususnya dan Padang Panjang umumnya. 


"Saling bahu membahu, saling bantu membantu  untuk kemashlahatan  Padang Panjang dan Brimob," katanya


Wakapolda Sumbar, Brigjen Edi Mardianto menyampaikan terimakasih atas kemurahan hati masyarakat Bukit Surungan melepas hak tanah ulayat kepada Brimob.


"Polri mendapat dukungan yang luar biasa dari masyarakat khususnya masyarakat Nagari Bukit Surungan yang telah bermurah hati melepas hak tanah ulayat untuk dipergunakan Polri sebagai kesatuan Batalyon B Satbrimob Polda Sumbar," katanya.


Brimob sebagai satuan pamungkas Polri, lanjut Brigjen Edi Mardianto sejak agresi militer Belanda ke-II sudah ada di Kota Padang Panjang, bersama masyarakat mempertahankan kedaulatan NKRI. Sejak itu lah Brimob mendapat dukungan dari masyarakat Bukit Surungan untuk menggunakan tanah ulayat.


Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran mengatakan, momen penyerahan hak tanah ulayat Nagari Bukit Surungan kepada Satbrimob Polda Sumbar akan menjadi sebuah sejarah berharga yang akan dibukukan dan selalu diingat. 


"Angku-angku, niniak mamak hadir langsung untuk pembangunan, siap bersama-sama membangun sebuah kota, terkhusus sekarang bersama Brimob Polda Sumatra Barat," katanya. (syam)