Mahasiswa IPB Bantu Kembangkan Wisata Alam Desa Kolok Nan Tuo -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Mahasiswa IPB Bantu Kembangkan Wisata Alam Desa Kolok Nan Tuo

Kamis, 17 September 2020
Mahasiswa ITB foto bersama di salah satu objek air terjun di Sawahlunto

Sawahlunto, fajarsumbar.com - Desa Kolok Nan Tuo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto. 

Desa ini mendapat julukan desa mandiri pangan karena terdapat hamparan lahan pertanian yang luas, selain itu Desa Kolok Nan Tuo juga memiliki objek wisata alam yang sangat berpotensi untuk dikembangkan. 

Saat ini wisata alam merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama masyarakat ibu kota yang ingin mencari suasana yang berbeda dan penuh ketenangan.

Di desa ini terdapat beberapa objek wisata alam yang tentunya akan menjadi daya tarik bagi wisatawan. Akan tetapi saat ini objek wisata alam tersebut belum terlalu dikenal oleh banyak orang.

Belum dikelola secara baik dan terstruktur, oleh karena itu melalui salah satu programnya yaitu “Desa Wisata Alam” mahasiswa KKN-T IPB yang juga merupakan putra daerah Sawahlunto bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang ada di Desa Kolok Nan Tuo untuk mengembangkan potensi objek wisata ini.


Objek wisata alam yang terdapat di Desa Kolok Nan Tuo diantaranya adalah Air Terjun Sikuniak, Bukit Teletubbies, Goa Bunian, dan juga Bukik Batu. 

Melalui program “Desa Wisata Alam” ini mahasiswa KKN-T IPB berupaya memperkenalkan objek wisata yang ada di Desa Kolok Nan Tuo dengan cara membuat video tentang objek-objek wisata tersebut.

Selanjutnya disebarluaskan di sosial media, karena sebagaimana diketahui saat ini sosial media memberikan dampak positif yang besar dalam hal promosi, sehingga harapannya objek wisata ini akan lebih dikenal dikalangan masyarakat luas. 

Selain itu penandaan objek-objek wisata tersebut di aplikasi google maps juga dilakukan, hal ini untuk memudahkan para wisatawan dalam menemukan objek wisata yang ada di Desa Kolok Nan Tuo.

Selain dua hal diatas, mahasiswa KKN-T IPB bekerjasama dengan salah satu alumni IPB yang juga merupakan putra daerah Sawahlunto untuk membuat masterplan pembangunan lokasi wisata Air Terjun Sikuniak. 

Masterplan ini merupakan salah satu syarat yang diminta oleh niniak mamak di desa yang masih kental akan adat budayanya ini untuk mendapatkan izin pengelolaan lokasi wisata. 

Selama ini rencana pengelolaan objek wisata air terjun Sikuniak sudah lama tertunda karena belum adanya masterplan untuk mendapatkan izin pengelolaan dari niniak mamak. 

Semoga dengan adanya masterplan yang merupakan salah satu kunci penting dalam pembangunan ini rencana pembangunan dan pengelolaan objek wisata air terjun sikuniak bisa segera terealisasikan.

Dengan berkembang dan lebih dikenalnya objek wisata alam yang ada di desa Kolok Nan Tuo diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, dan juga melalui pengelolaan yang baik dan bijaksana objek wisata ini nantinya akan bisa memberi pemasukan, baik bagi Desa Kolok Nan Tuo maupun Kota Sawahlunto. (ton)