Masih Banyak SD di Kepulauan Mentawai Belum Memiliki Akses Internet -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Masih Banyak SD di Kepulauan Mentawai Belum Memiliki Akses Internet

Kamis, 17 September 2020


Mentawai, ajarsumbar.com - Akibat masih minimnya akses internet di sekolah khususnya di sekolah dasar (SD) di Kepulauan Mentawai, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Kepulauan Mentawai memastikan, kerja operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah  di setiap SD diperkirakan tidak berjalan maksimal.


Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Emilia Tiurma Butar Butar saat dimintai keterangan diruang kerjanya Rabu, (16/9/2020). 


"Sekolah-sekolah SD masih banyaknya tidak memiliki akses internet. Dan ini tentu akan mempersulit kerja operator dapodik, operator tidak bisa upgrade laporan, karena semua pelaporan menggunakan sistem" katanya.  


Ia mengakui operator dapodik sekolah sangat kesulitan dalam proses pengiriman data sekolah sehingga pengadaan akses internet harusnya menjadi prioritas.


"Kita sudah sering mengusulkan akses internet ini ke Pemerintah karena sekolah butuh dan sudah menjadi tuntutan akses internet harus ada di setiap  sekolah. Ini sebaiknya menjadi prioritas juga agar ada peningkatan kemajuan sekolah dan pendidikan di Mentawai ini " tuturnya.


Lebih lanjut Emilia menuturkan, masih  ada sekolah dasar di daerah pedalaman yang belum memiliki akses internet, sehingga pihak sekolah melalui operator dapodik kewalahan dalam pengiriman data.


Operator dapodik sekolah  mengirim data sekolah   harus  mencari akses  internet di pustu-pustu  terdekat yang memiliki jaringan internet.


 "Setiap sekolah  memiliki operator Dapodik, mereka  yang akan mengirimkan data siswa dan guru serta kebutuhan sekolah, tetapi mereka kewalahan karena keterbatasan akses internet, mereka harus ke pustu dulu untuk mendapatkan akses  internet atau wifi," tuturnya.


Ia menyebutkan  terdapat 127 Sekolah Dasar Negeri dan 7 Sekolah Swasta di Mentawai, sebagian besar belum memiliki internet, padahal ujarnya, internet juga merupakan sarana komunikasi dan informasi penting bagi tenaga pendidik.


"kita masih  sangat  jauh kekurangan akses internet, padahal ini sangat penting bagi tenaga pendidik" pungkasnya. (PM)