PDAM Tirta Alami Tanah Datar Sosialisasi Business Plan 2020 - 2024 -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

PDAM Tirta Alami Tanah Datar Sosialisasi Business Plan 2020 - 2024

Senin, 14 September 2020
Direktur PDAM M. Nazwir S.Pt memberikan sambutan dalam sosialisasi bussiness plan.

Tanah Datar, fajarsumbar.com - Wakil Bupati Tanah Datar H Zuldafri Darma membuka pelaksanaan Sosialisasi Business Plan 2020-2024, yang diadakan oleh PDAM Tirta Alami Batusangkar Kabupaten Tanah Datar di Hotel Emersia Batusangkar, Senin (14/9/20). 

Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Tanah Datar Dedi Irawan, para Asisten, Kabag, dan Kepala OPD terkait, kegiatan tersebut juga diikuti oleh seluruh staf PDAM Tirta Alami Batusangkar.

Direktur PDAM Batusangkar M. Nazwir, S.Pt di kesempatan itu menyebutkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan arah dan pedoman bagi pihak PDAM dalam kurun waktu lima tahun ke depan di samping juga untuk memberikan informasi bagi para pihak untuk mendukung PDAM dalam hal regulasi, kebijakan dan peranserta dalam menjalankan program layanan masyarakat khususnya kebutuhan air bersih.

Ketua Komisi II Dedi Irawan pada kesempatan itu menyampaikan PDAM Tirta Alami harus memiliki rencana yang jelas sehingga tahu apa yang harus dicapai.

“Kegiatan ini sangat menentukan langkah dan program PDAM ke depan dalam melayani masyarakat, serta akan berdampak terhadap kesamaan pandangan bagi seluruh staf PDAM sehingga program ke depan akan lebih mudah tercapai,” ujarnya.

Dia juga mengatakan pihaknya akan membantu dan mendukung sepenuhnya untuk kemajuan Tanah Datar dan demi kesejahteraan masyarakat. “DRPD Tanah Datar siap memberikan dukungan penuh kepada pihak PDAM Tirta Alami,” pungkasnya.

Wakil Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma, SH, saat membuka kegiatan ini mengatakan bahwa business plan merupakan momentum dalam rangka membangun dan meningkatkan baik pelayanan maupun kemajuan PDAM Tirta Alami ke depan.

“Bisa dipastikan, masyarakat Tanah Datar secara menyeluruh berharap PDAM bisa hadir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Namun dalam usia yang sudah mencapai 40 tahun kita masih dihadapkan dengan berbagai persoalan, di antaranya PDAM baru mampu melayani sekitar 32% kebutuhan masyarakat, dan ini harus kita koreksi dan carikan solusinya,” kata Wabup.

“Beberapa permasalahan seperti kebocoran pipa juga masih sering terjadi, sehingga kontribusi terhadap PAD belum maksimal. Ini harus dicari akar permasalahannya apa, dan kita harus memahaminya,” tambah Zuldafri.

Wabup Zuldafri juga mengatakan pemerintah daerah tentu mengharapkan PDAM Tirta Alami mampu memberikan kontribusi yang besar terhadap PAD, sehingga eksistensi PDAM bisa terlihat keberadaannya. 

“Saat ini adalah waktunya kita menyusun rencana kerja untuk memperbaiki semuanya, maka dari itu jangan sia-siakan dengan sekedar ikut dan hadir saja,” harap Wabup. (fdy)